Warga Mengeluh di Sosmed, Polisi OTT 6 ASN Dinkes Labusel

Administrator Administrator
Warga Mengeluh di Sosmed, Polisi OTT 6 ASN Dinkes Labusel
IST|pelitabatak
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja saat diwawancara oleh wartawan di Mapolda Sumut.
Medan (Pelita Batak):
Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Senin (9/7).

Informasi dihimpun, OTT itu dilakukan terkait maraknya keluh kesah masyarakat di akun Facebook, seperti akun milik Bram menyebutkan harapannya agar tim Saber Pungli Polda Sumut berkerja secara profesional dalam memberantas korupsi di Kab Labusel.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menerangkan dari kegiatan OTT tersebut ada 6 orang yang diamankan antara lain Kepala Puskesmas inisial S, Kepala Puskesmas Tanjung Medan inisial ISR, Kepala Puskesmas Mampang inisial ZA, Kepala Puskesmas Aek Goti inisial NAN, Kepala Puskesmas Langga Payung inisial YH dan Kepala Puskesmas Pulu Mahuang inisial EE. Keenam Kepala Puskesmas inibjadi korban oleh Bendahara Dinas Kesehatan Labuhanbatu, karena Dana BOK mereka telah dipotong," katanya.

Barang bukti yang diamankan oleh Polres Labuhanbatu di kantor Dinas Kesehatan Labuhanbatu diantaranya dari Puskesmas Aek Goti sebanyak Rp 54.500.000, Puskesmas Tanjung Medan sebanyak Rp 35.000.000, Puskesmas Mampang sebanyak Rp 34.900.000 Dinas Kesehatan Kab Labuhanbatu dan dokumen pertanggung jawaban Dana BOK periode Januari sampai Maret 2018.

Pada saat dilakukan penindakkan/pengrebekan Bendahara Dinas Kesehatan Labuhanbatu berinisial S melarikan diri dan melompat melalui jendela ruangan kantor Dinas Kesehatan,"terang mantan Wakapolrestabes Medan.

Harapan seluruh kalangan masyarakat berharap semua hal dapat di tuntaskan dengan jujur adil dan transparan.

Hasil OTT itu, dikabarkan telah diamankannya enam oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dari dalam salah satu ruangan yang berada di kantor Dinas Kesehatan yang terletak di Komplek Perkantoran Pemerintah, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang.

Kemudian polisi membawa enam ASN ke Polsek Kotapinang, lima diantaranya disebut - sebut beberapa Kepala Puskesmas.

Selain mengamankan beberapa oknum ASN, polisi juga ikut membawa sejumlah benda yang disinyalir adalah berkas yang berkaitan dengan OTT dan memasang garis polisi di pintu ruangan tersebut. OTT tersebut terkait Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan terhadap dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun anggaran 2018.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, melalui telepon selularnya membenarkan adanya OTT tersebut. Benar, ada enam orang yang diamankan di Polres,"ujar Frido, Selasa (10/7).

Ditambahkan, keenam oknum itu dibawa dari Kota Pinang Labusel ke Mapolres oleh tim, kronologis maupun siapa oknumnya saya belum tahu.

Sementara itu, Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Doni Sembiring, saat dikonfirmasi awak media membenarkan ada penangkapan itu.

Iya benar ada OTT di Labusel, tapi bukan kita yang nangkap. Itu Polres Labuhan Batu yang nangkap bang,"ujarnya singkat. (Aries)
Komentar
Berita Terkini