Padangsidimpuan (Pelita Batak) :
Operasi pasar gas LPG 3kg dan kebutuhan pangan yang digelar Pemko Padangsidimpuan bekerja sama dengan agen LPG 3kg dan Perum Bulog terus menyasar sejumlah titik di 6 kecamatan se Kota Padangsidimpuan.
Diawali dari kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru dan Padangsidimpuan Utara, operasi pasar menyalurkan sebanyak 560 tabung dari dari pihak Agen PT.Karim Bersaudara Gas, kemudian pada hari ke 2 di Kecamatan Padangsisimpuan Selatan dan Padangsidimluan Tenggara juga dengan jumlah yang sama 560 tabung dari dari pihak Agen PT Amora Deras Gas dan pada hari ke 3 di Kecamatan Angkola Julu, Padangsidimpuan Hutaimbaru dan Batunadua juga di distribusikan sebanyak 560 tabung melon 3 kg dari dari pihak Agen PT Angkola Jaya Perkasa.
Selain Gas LPG 3 kg, operasi pasar juga dilakukan penjualan beras, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu yang bekerjasama dengan Bulog.
Kasi Komersil Subdivre Bulog Padangsidimluan Rifmad pinanyungan mengatakan, selama operasi pasar pihaknya menjual kurang lebih 800 Kg Beras, Gula 110 kg dan minyak goreng kurang lebih 96 kg.
Amatan wartawan, selama 3 hari operasi pasar tersebut masyarakat sangat bersyukur dan antusias atas adanya operasi pasar tersebut, dan mengharapkan agar pendistribusiannya merata yakni dilakukan tidak hanya fokus di jalan jalan protokol saja namun hendaknya merata dan berkesinambungan.
Masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Pemko Padangsidimpuan dan instansi terkait yang ikut dalam terlibat dalam operasi pasar tersebut yang dirasa dapat meringankan dan membantu warganya terutama warga miskin.
Ida Nasution Warga desa Gondang Kecamatan Padangsisimpuan Hutaimbaru, kepada wartawan Jum'at 16 November 2018 mengatakan tidak mengetahui ada tidaknya pangkalan LPG 3kg di daerahnya karena selama ini dia hanya beli dari warung warga, itu pun tersendat sendat kadang ada kadang tidak Gasnya dan kalau Gasnya habis makan akan mencari ke warung dari luar Desanya.
"Dengan kegiatan seperti ini secara pribadi saya sangat mengapresiasi pemerintah dan berharap kegiatan seperti ini jangan hanya sekali ini saja, tetapi hendaknya berkesinambungan.
Operasi pasar ini sangat membantu warga yang biasanya membeli Gas LPG 3kg dengan harga Rp. 21.00O hingga Rp. 24.000,dan kalau langkah seperti belakangan ini harga bisa mencapai Rp. 28.000 per tabung," ujarnya.
Disisi lain, masyarakat juga meminta kepada pemerintah agar memberikan selebaran ataupun menerbitkan daftar Sub agen (pangkalan) yang berada di wilayah atau kecamatan tempat tinggal mereka, karena selama ini dari keterangan warga mereka membeli Gas LPG 3 Kg dari pengecer yang ada di warung warung warga.
Selain itu warga menilai akibat ketidaktauan dan minimnya informasi tentang hal tersebut mereka menduga para Agen dan Sub Agen (Pangkalan) kong kali kong dengan pengecer sehingga lebih memilih menyalurkan Gas LPG tersebut kepada pengecer sebab selain cepat habis juga kemungkinan keuntungannya lebih besar dan tidak jarang juga terjadi kelangkaan yang diperkirakan merupakan unsur kesengajaan untuk menaikkan harga Gas LPG 3 Kg kepada masyarakat. (Saut Togi Ritonga)