Tarif Naik, PDAM Tirtanadi Dianggap Tak Punya Rasa Kemanusiaan

Administrator Administrator
Tarif Naik, PDAM Tirtanadi Dianggap Tak Punya Rasa Kemanusiaan

Medan (Pelita Batak) :
Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara menyesalkan tindakan PDAM Tirtanadi yang berencana menaikkan tarif air. Pasalnya, PDAM Tirtanadi tidak memikirkan rakyat yang sedang susah akibat berbagai kenaikan kebutuhan pokok.

"Tarif air yang naik sebesar 30 persen dianggap sangat membenani masyarakat. Kenaikan itu membuat masyarakat yang sudah miskin akan makin miskin," kata Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Basir Hasibuan, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Rabu (11/1/2017).

Basir menilai, Direksi PDAM Tirtanadi dianggap tidak punya rasa kemanusiaan. Padahal, sebagaimana dalam ajaran agama bahwa amanah yang diberikan tidak boleh mendzalimi orang lain apalagi masyarakat miskin.

"Kita menilai pemikiran petinggi Tirtanadi sudah "nyeleneh". Kualitas air yang keruh dan sering mati, kenapa tarif air malah dinaikkan sebesar 30 persen. Masyarakat belum pernah terpuaskan dengan pelayanan Tirtanadi yang buruk dan tidak profesional," ujarnya.

Untuk itu, Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara mendesak agar DPRD Sumut memanggil Direksi PDAM Tirtanadi untuk menjelaskan rencana kenaikan tarif air tahun 2017.

Selain itu, DPRD Sumut harus ikut menolak dan mendesak Gubernur untuk tidak menyetujui rencana kenaikan tarif air. "Janganlah memberatkan beban masyarakat di tengah pemerintah pusat juga menaikkan harga kebutuhan pokok," ungkapnya.

Dirinya juga meminta DPRD Sumut untuk tidak ikut bersekongkol dan memuluskan rencana Tirtanadi menaikkan tarif air. "Kepercayaan rakyat jangan dikhianati dengan membuat kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. DPRD Sumut harus senantiasa mendengar aspirasi dan jeritan masyarakat, termasuk rencana kenaikan tarif air yang mendapat penolakan dari masyarakat," katanya.

Komentar
Berita Terkini