Kabar sebelumnya menyatakan, Robin Laurensius Sitanggang terpilih menjadi duta Sumatra Utara sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Jakarta tahun 2019. Siswa SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengan (Tapteng) ini meraih ranking tertinggi dari seluruh ratusan peserta seleksi tingkat Sumatera Utara yang diumumkan pada 26 April 2019, di Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP), Jalan Pancing, Medan.

Namun aneh, dalam Surat Keputusan Nomor 427/2256/DISPORASU/2019 tertanggal 17 Juni 2019 dalam lampiran yang ditandatangani Kepala Dinas sebagai kuasa pengguna anggaran H. Baharuddin Siagian,SH.,M.Si Robin Laurensius Sitanggang jadi cadangan. Hal ini ditemukan redaksi dari jejaring sosial, instagram @batakselebgram, Selasa (18/6/2019).
Dalam lampiran surat tersebut, Arya Juna Fathan dari SMAN1 Medan dan Silvya Kartika Putri, pelajar SMA Swasta Kartika Pematang Siantar sebagai calon Utama Paskibraka Nasional dan cadangan bersama Robin adalah Dear Natali Nainggolan dari SMA Unggul Del.
Beredarnya lampiran surat keputusan tersebut menimbulkan tandatanya bagi para nitizen.
Padahal sebelumnya seperti diberitakan medanbisnisdaily, anggota Paskibraka putri yang lolos, yakni Silvya Kartika Putri, pelajar SMA Swasta Kartika Pematang Siantar. Sementara untuk cadangan putra atas nama Arya Juna Fathan dari SMAN1 Medan dan cadangan putri Dear Natali Nainggolan dari SMA Unggul Del.
Berbagai tanggapan pun datang dari para nitizen, seperti disampaikan berikut ini:
@christinaoctvna : prnh jadi capaska tpi gagal, skrg liat kaya gini jd makin sedih :(
@donald_fredrick_marbun : Miris kali bah
@rbnlraja : Mereka takut kesaingan dgn kita kurasa
@aa.frengki :Baru browsing..Justru Arya juna itu yang cadangan...
Dan banyak lagi komentar yang belum dikutip redaksi.
Sampai berita ini dirilis, pihak redaksi masih berupaya konfirmasi kepada dinas terkait. (TAp)