Setelah Lelang Produk Pertanian, Pemkab Taput Bentuk Penjaminan Harga

Administrator Administrator
Setelah Lelang Produk Pertanian, Pemkab Taput Bentuk Penjaminan Harga
TAp|PelitaBatak
Bupati Taput Drs Nikson Nababan duduk bersama Ketua DPRD, Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan MM Menyaksikan pertunjukan seni


Medan (Pelita Batak) :
Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan merencanakan akan menerbitkan kebijakan penjaminan harga produk pertanian. Harga produk pertanian akan dijamin pemerintah, sehingga petani tidak akan mengalami kerugian akibat permainan harga pasar yang tidak stabil.

Program ini merupakan program baru yang akan dikerjakan Pemkab Taput setelah program sebelumnya yang melakukan lelang produk hasil pertanian seperti cabe dan bawang serta penyaluran pupuk dengan sistem bayar pascapanen. "Kita akan lakukan penjaminan harga produk pertanian ke depan, mohon doa dan dukungan semuanya agar Tuhan memberikan hikmat dan kebijaksanaan bagi kami untuk menjalankan pemerintahan ini," ujar Nikson saat Pagelaran Malam Kesenian Tapanuli Utara (Taput) di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tapian Daya, Jl Gatot Subroto Medan, Sabtu (25/3/2017).

Hadir Ketua DPRD Taput Ottonier Simanjuntak dan jajarannya, Tokoh Masyarakat Dr RE Nainggolan, MM, Sarlandi Hutabarat, Sanggam SH Bakkara, Jadi Pane,Spd, para pimpinan SKPD, para kepala desa Taput, warga Taput yang merantau di Medan, dan mahasiswa asal Taput.

Dr RE Nainggolan MM (Bupati Tapanuli Utara periode 2004-2009), mengatakan tidak ada pemimpin atau manusia yang sempurna. Namun dengan dukungan semua masyarakat, pemimpin akan jadi matahari yang semakin bersinar. Masyarakat Taput di bona pasogit dan di perantauan diharapkan mendukung program pemerintahan yang saat ini dipimpin Bupati Drs Nikson Nababan dan wakilnya Mauliate Simorangkir.

Mantan Sekda Provinsi Sumut ini mengatakan hal itu ketika didaulat memberikan kata sambutan sebagai tokoh masyarakat Sumatera Utara pada kegiatan tersebut.

Dikatakan RE Nainggolan, berbagai program Bupati Taput yang nyata dirasakan masyarakat patut didukung. Diantaranya lelang hasil pertanian, penyaluran pupuk kepada petani dengan sistem bayar pascapanen dan berbagai program lainnya. "Pupuk diberikan dengan sistem pembayaran pascapanen, dan kualitas pupuk yang beredar di tengah masyarakat benar-benar yang berkualitas baik," ujarnya.(TAp)

Komentar
Berita Terkini