Polda Sumut Ajukan Pencekalan untuk Anggota DPRD Tapteng

Administrator Administrator
Polda Sumut Ajukan Pencekalan untuk Anggota DPRD Tapteng

Medan (Pelita Batak):

Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut telah mengajukan pencekalan terhadap seorang anggota DPRD Tapteng Sintong Gultom (SG), setelah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) pasca ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif.

Sudah, kita ajukan pencekalan seorang tersangka dugaan korupsi perjalanan fiktif anggota DPRD Tapteng, setelah ditetapkan sebagai DPO,"ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana, Selasa (18/12).

Kata Rony, setelah menetapkan status SG sebagai DPO, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Imigrasi. Itu dilakukan sebagai upaya antisipasi tersangka SG kabur ke luar Negeri.

Disinggung soal keberadaan tersangka SG, Rony enggan membeberkannya. Tapi, mantan mantan Wadirkrimsus Polda Sumut tersebut meyakini SG dapat segera ditangkap.

"Memang, berdasarkan penyelidikan kita, tersangka ini sudah di luar Sumut, tapi kita tidak bisa sampaikan, nanti bisa semakin jauh," kata Rony yang juga mantan Kabidkum Polda Sumut tersebut.

Sebelumnya, Polda Sumut menetapkan lima anggota DPRD Tapteng sebagai tersangka dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif tahun 2016/2017 yang mengakibatkan kerugian negara Rp 655 juta lebih.

Polda Sumut telah berhasil menangkap empat tersangka dari tempat terpisah dan waktu berbeda yakni Awaluddin Rao, Hariono Nainggolan, Julianus Simanungkalit, dan Jonias Silaban. Sedangkan Sintong Gultom masih diburu.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana mengatakan penangkapan itu dilakukan di Padang, Sumatera Barat, pada Rabu (5/12) malam.

"Ya benar, sudah kita tangkap seorang lagi tadi malam," ujar Rony kepada awak media, Kamis (6/12).

Kini, sebut Ronni, Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut masih mengejar seorang anggota DPRD Tapteng lagi yang belum ditemukan dan sedang diburon, yakni SG. "Tinggal satu orang lagi yang masih kita kejar," tegasnya kepada awak media.(Arman)

Komentar
Berita Terkini