Pesta Pembangunan Gedung Sekolah Minggu HKBP Karya Pembangunan Sukses

Administrator Administrator
Pesta Pembangunan Gedung Sekolah Minggu HKBP Karya Pembangunan Sukses
Kadep Koinonia HKBP Pdt Welman P Tampubolon bersama Uluan Ni Huria HKBP Karya Pembangunan Pdt Indra Hutauruk, Ketua Panitia Drs Manguji Nababan bersama undangan lainnya foto bersama dengan AKBP Dr Maruli Siahaan SH MH (diulosi) di sela-sela pesta pemban

Medan (Pelita Batak)

Ibadah dan pesta pembangunan gedung sekolah minggu HKBP Karya Pembangunan resort Sei Agul berlangsung sukses dan hikmat. Kadep Koinonia Pdt Welman P Tampubolon STh dalam kotbahnya mengajak jemaat lebih takut akan Tuhan dengan menjalankan segala perintahNya.

Sebagaimana dalam injil Lukas 8 ayat (36-39) yang menyuruh penduduk Gerasa pulang ke rumah dan menceritakan segala sesuatu yang telah diperbuat Allah atas mereka. Hal itu terjadi setelah Yesus mengusir roh iblis yang merasuki seorang laki-laki. Sebagaimana digambarkan roh iblis itu ketakutan saat melihat Yesus dan telah mengenal anak Allah itu. "Kita sebagai orang percaya harusnya lebih kenal akan Allah lewat firmanNya, dan melakukan firmanNya. Sebab roh iblis pun mengenal anak Allah dan takut akan Dia, jangan sampai kita sama dengan roh iblis itu, yang hanya mengenal dan takut saja," ujar Pdt Welman, Minggu (19/6/2016).

Disampaikannya, agar orang-orang percaya memberitakan perbuatan Tuhan di dalam kehidupannya. Ada tiga tipe manusia yang tergambar dalam nats injil Lukas 8:36-39 tersebut; pertama, orang kesurupan yang memohon kepada Yesus agar tidak melemparnya ke jurang maut. "Sebab iya meyakini, hanya Yesus jalan keselamatan," katanya. Kedua, peternak yang hanya memikirkan dunia sebagai sumber kebahagiaan yang menolak Yesus karena telah memindahkan roh iblis ke babi ternaknya. Sehingga ia mengalami kerugian. Dan ketiga, orang yang mau bersyukur atas berkat Tuhan. "Dia bahkan merelakan dirinya untuk mengikut Yesus, dan memberitakan kebaikan Tuhan dalam kehidupannya," ujarnya sembari mengajak jemaat merenungkan masing-masing. Maka itu, jadilah berbuat sebagai bukti kita menyadari dan mensyukuri apa yang telah Tuhan terlebih dahulu perbuat.

Ibadah yang diawali dengan barisan prosesi dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati sebagai lambang perdamaian, serta dilanjutkan dengan penanaman pohon (mangga) di lingkungan gereja oleh Kadep Koinonia HKBP Pdt Welman P Tampubolon, Mewakili undangan Drs Irwanto Tampubolon M.Hum, uluan ni huria HKBP Karya Pembangunan Pdt Indra Hutauruk dan Ketua Panitia Drs Manguji Nababan. Turut hadir AKBP Dr Maruli Siahaan SH MH, Ir Lauren Gultom, Daniel Panjaitan SH LLM, Drs Tongam Felix Silaban, Ir Hasudungan Sahat Tampubolon, Dr Wisler Sianturi MM dan ratusan jemaat.

Usai ibadah, dilanjutkan dengan pesta pembangunan yang diisi dengan acara lelang untuk pengumpulan dana untuk mendukung pembangunan Gedung Sekolah Minggu tahap kedua. Para undangan dan jemaat diajak untuk berpartisipasi dalam mendukung dan mewujudkan pembangunan tersebut.

Seperti disampaikan Ketua Panitia Drs Manguji Nababan, pembangunan gedung tersebut diharapkan untuk melengkapi sarana dan prasarana sebagai tempat menyelenggarakan pendidikan PAUD di lantai 1. "Pembangunan selanjutnya, diharapkan menjadi tempat balai pertemuan untuk keperluan rapat-rapat dan kegiatan pelatihan bagi warga jemaat dan juga sebagai tempat menyelenggarakan pesta martumpol misalnya," jelas Manguji.

Manguji mengucapkan terimakasih atas partisipasi semua undangan dan jemaat serta jerih payah seluruh panitia yang mengambil bagian. Sebab, dengan dukungan materil maupun moril yang telah diterima Gereja HKBP Karya Pembangunan akan bisa dipergunakan demi pembangunan gedung sekolah minggu yang direncanakan. "Kami bersyukur dan berdoa kepada Tuhan, semoga apa yang bapak dan ibu harapkan dan cita-citakan diberkati Tuhan," ujarnya. (Tap)
 


Tag:
Berita Terkait
Komentar
Berita Terkini