Peringatan Hari Disabilitas: Terima Kasih drg Annita

Administrator Administrator
Peringatan Hari Disabilitas: Terima Kasih drg Annita
TAp|pelitabatak
Kordinator Kemanusiaan YSKI drg Annita bersama Edi Lebih Siallagan penyandang disabilitas

Medan (Pelita Batak):

Sosok drg Annita tidak lagi asing bagi masyarakat Sumatera Utara, dan hampir semua kalangan. Tidak mengenal usia, kalangan, suku maupun agama. Bencana alam, penyandang disabilitas tidak terlepas dari perhatiannya. 

drg Annita adalah kordinator kemanusiaan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI). Baginya, melayani dan terus melayani siapa saja adalah bagian dari kehidupannya.

Seperti kesaksian Edi Liner Siallagan (35) warga Tiga Dolok dihadapan ribuan penyandang disabilitas yang hadir pada acara Natal dan Peringatan Penyandang Disabilitas Sumut di Komplek CBD Polonia Medan, Sabtu (1/12/2018). Edi mengisahkan pengalamannya pada tahun 2013 silam saat istrinya, br Sihotang, melahirkan di rumah sakit. Dia tidak memiliki dana untuk menebus anak dan istrinya dari rumah sakit.

"Saat itu hari Minggu, layanan Jampersal tidak berlaku. Sehingga kami dirujuk ke RS Harapan, istri saya sehat dan anak saya lahir dengan selamat," kata Edi yang duduk di kursi roda.

Dia pun mengatakan kalau ketika itu bisa kontak dengan Ibu Elius dari Menara Doa. "Ibu Elius memberikan kontak drg Annita, saya belum kenal siapa itu drg Annita," katanya.

Namun kekurangan biaya untuk memenuhi Rp 7 juta pun bisa terjawab. "Biaya persalinan sekitar Rp 7 juta, saya hanya miliki uang sekitar Rp 3.5 juta. Saya telepon drg Annita, dan tanpa banyak pertimbangan beliau meminta saya mengirim nomor rekening rumah sakit supaya bisa dikirimkan biayanya. Karena saya jelaskan saya adalah Penyandang disabilitas," katanya.

Edi sangat ingat benar kejadian itu, kini anaknya sudah masuk sekolah TK. "Baru hati ini saya bertemu. Ternyata beliau nyata adanya," katanya.

Pada kesempatan itu, Edi berdoa agar drg Annita panjang umur dan makin banyak penyandang disabilitas yang bisa tertolong dan diperhatikan.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat diantaranya Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, Dewan Kota Medan Budi Sinulingga, Nabari Ginting, Ketua GAMKI Medan Parulian Tampubolon, Lansia Sumut H Sanggup Purba, tokoh masyarakat Edwin P Situmorang SH MH. Mewakili SGM, Sunardi, PDGI, Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), PWKI, PGKI, dan sejumlah sponsor kegiatan tersebut. Juga hadir Hasan Wijaya Bidang Sosial INTI dan seluruh organisasi sayap INTI hadir.

drg Annita mengajak seluruh masyarakat untuk peduli kepada penyandang disabilitas. Bukan karena menilai mereka memiliki kekurangan, namun saling peduli merupakan tanggungjawab bersama sebagaimana layaknya satu bangsa. Tidak membedakan agama, suku, ras. "Kita harus bersama dan saling membantu," kata Annita yang juga Wakil Ketua INTI Sumut. drg Annita dibantu tim yang selalu memberi dukungan baginya selain para donatur, ada tim yang selalu ada dibawah kordinasi Pdt Indra Hutauruk.

Pada kegiatan natal ini diserahkan kepada penyandang disabilitas kursi roda, tongkat, kaki pengganti (kaki palsu), alat bantu dengar, beras, sendal, peralatan mandi, makanan tambahan dan vitamin bagi anak balita, dan makan bersama. Paket sembako disediakan 1.200 paket sesuai kupon yang dibagikan, namun di akhir pembagian sembako masih banyak yang belum mendapat paket sembako dan merekapun tetap mendapat sama. (TAp)

Komentar
Berita Terkini