Menghawatirkan, Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 Sidimpuan "Keluyuran"

Administrator Administrator
Menghawatirkan, Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 Sidimpuan "Keluyuran"
Dok|Pelita Batak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Kontak Erat dari pasien positif Covid-19 berinisilal RL, warga Kota Padangsidimpuan yang kini dirawat di Medan, masih terpantau bebas 'berkeliaran' keluar dari isolasi dan bahkan mengadakan pesta ulang tahun yang mengumpulkan orang.


Hal itu diketahui dari siaran langsung akun Facebook milik Dahlia Meri yang turut serta memeriahkan acara ulang tahun anak RL yang diperkirakan berlokasi di salah satu kebun di Desa Sihuik-kuik, Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan.


Dalam video siaran langsung berdurasi 6 menit 39 detik itu terlihat beberapan orang pria dan wanita sedang merayakan ulang tahun. Beriang gembira dan foto bersama tanpa mengikuti aturan protokol kesehatan pemerintah, seperti pakai masker dan jaga jarak.


Seorang remaja pria dan seorang perempuan yang merupakan anak dan istri RL, sama-sama meniup lilin yang ada pada kue ulang tahun. Kemudian kue itu dibagi-bagikan kepada orang-orang yang ada di acara itu.


Pada video itu ada dialog ajakan S, istri RL, kepada anak-anaknya untuk berfoto bersama. “Sini nak, sini. Biar kita kirim sama papa, biar tambah semangat papa,” kata S pada menit ke 4:35 yang dilanjutkan dengan foto bersama hampir semua orang yang ada di sana.  


Padahal, dua hari sebelumnya, dalam konfrensi pers Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kota Padangsidimpuan dinyatakan bahwa 10 orang Kontak Erat pasien RL sedang diisolasi. Sudah dilakukan Rapid Test dan hasilnya non reaktif.


Bahkan tiga dari 10 orang itu sudah menjalani uji swab mandiri dan hasilnya negatif. Tetap, kata Kadis Kesehatan Padangsidimpan Sopian Subri, harus tetap menjalani isolasi mandiri, mengingat mereka masih berada ada fase inkubasi virus. 


Gambaran yang ada dalam video siaran langsung itu jelas sangat bertolak belakang dengan keterangan yang disampaikan dalam konfrensi pers. Belum diketahui apakah Gugus Tugas PP Covid-19 yang lalai atau Kontak Erat pasien RL yang melanggar atauran isolasi.


Sekretaris Gugus Tugas PP Covid-19 Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe bersama Kadis Kesehatan Sopian Subri ketika dikonfirmasi, Kamis 18 Juni 2020 mengaku tidak tahu hal tersebut. Setahu mereka 10 orang Kontak Erat pasien RL menjalani isolasi mandiri di rumah.


Rahmat Harahap, warga Kota Padangsidimpuan sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Dia menyesalkan Gugus Tugas PP Covid-19 yang kebobolan, dan kecewa terhadap Kontak Erat pasien RL yang tidak patuh aturan isolasi.


"Gugus Tugas Covid-19 harus segera libatkan Polri dan TNI untuk menjaga Kontak Erat pasien RL saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Karena ini demi keselamatan seluruh warga di Kota Padangsidimpuan," katanya. 


Kepada seluruh Kontak Erat pasien RL, dimintanya agar patuh dan kooperatif terhadap aturan isolasi. Meskipun 10 hasil Rapid Test yang dilakukan hasilnya non reaktif dan tiga diantaranya sudah diuji swab secara mandiri di Medan dan dinyatakan negatif.


"Memang anda non reaktif dan negatif, tetapi bukankah saat ini anda masih berada pada fase inkubasi virus, demi keselamatan kami warga Padangsidimpuan, tolong patuhi dan kooperatif lah terhadap aturan isolasi," pintanya.(STR)

Komentar
Berita Terkini