Ketujuh dusun di wilayah Desa Silangkitang Tambiski tersebut yaitu dusun Silangkitang, dusun Silaiya Julu, dusun Silaiya Jae, dusun Sayur Matua, dusun Tambiski, dusun Batu Hombang dan dusun Bangunan.
"Kami pantas berterimakasih impian akan listrik ini sudah sejak Indonesia merdeka, termasuk rumah sekolah dan rumah ibadah," kata Irwan Desember, Senin 22 Januari 2018.
Sementara Kadis Perindustrian Tapanuli Selatan Helmi mengatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro atau PLTMH dari kementerian ESDM RI itu berkafasitas 50 Kilowatt (50 ribu Watt) menelan anggaran Rp4 milyar lebih Tahun Anggaran 2017.
Dijelaskannya, dari titik pembangkit menuju dusun satu ke dusun satunya di tujuh dusun harus menarik kabel dan tiang disepanjang 12 Kilometer (Km). Lima kilometer kabel TM (Tegangan Menengah) selebihnya kabel TR (Tegangan Rendah).
Per rumah tangga mendapatkan suplay listrik sebesar 450 Watt dua Ampere dengan 3 bola lampu secara cuma cuma.
Pemda berharap kepada masyarakat untuk mensyukuri perhatian pemerintah itu dengan cara menjaga dan merawat PLTMH dengan baik, dengan tidak menebangi hutan sekitarnya sebagai sumber mata air demi kelangsungan PLTMH itu sendiri.(Saut Togi Ritonga)