Masalah Narkoba Jadi Salah Satu Pertimbangan Deklarasi Relawan "SOEARA KITA" DJOSS

Administrator Administrator
Masalah Narkoba Jadi Salah Satu Pertimbangan Deklarasi Relawan "SOEARA KITA" DJOSS
Ist
Deklarasi Soeara Kita

Jakarta (Pelita Batak): Pada hari Sabtu, 14 April 2018 sekitar pukul 10.30 WIB, 'Soeara Kita' Djoss dideklarasikan di Jatiwaringin perbatasan Jakarta dan Jawa Barat.  Deklarasi dibacakan oleh Dr. Bongsu Saragih, SE., MM didampingi deklarator lainnya Tim 9 (beranggotakan sembilan orang)  yaitu Rumondang M. Sitompul, SE., MBA.; Maydin RH Sitanggang, SE.; MM.;  Dr. Eddy Sanusi Silitonga, SE., MM.; Danny PH Siagian, SE., MM;  Dr. Oktavianus Manik, ST., MT.;  St. Demak Bonar Simanjuntak, SE.; Djalan Sihombing, SH.; dan Rachman Benny Nababan, SmHk. Para deklarator adalah orang-orang yang turut mendirikan dan aktif di organisasi Krisna Group Jatiwaringin (KGJ).


Salah satu pertimbangan mendukung dan memenangkan pasangan Djoss, pasangan ini bisa kerjasama dengan pihak terkait (kepolisian, BNN, dan lain-lain) untuk mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara. Saat ini penyalahgunaan narkoba sangat tinggi di Sumut. Jangan sampai generasi bangsa ini ke depan rusak akibat narkoba.


Berikut ini alasan-alasan kenapa Soeara Kita  mempertimbangkan  mendukung dan memenangkan Djoss, yaitu :


1. Bahwa Soeara Kita menghendaki Sumatera Utara yang berke-Tuhanan, berbudaya, bertoleransi dan saling menghargai kebhinekaan dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;


2. Bahwa dilihat dari jejak rekam  atau track record Djarot-Sihar (Djoss), yang telah terbukti nyata, teruji, tegas, dan tulus serta bersahaja dan bersahabat bukan dengan raut muka yang menakutkan, telah berbuat untuk bangsa dan negara;


3. Pasangan Djoss adalah sosok yang berkarakter pelayan untuk rakyat, bukan sosok penguasa yang otoriter;


4. Bahwa Soeara Kita tidak meragukan kemampuan pasangan Djoss, baik dari latar belakang pendidikan, kemampuan (kompetensi), pengalaman maupun perbuatan/integritas yang konsisten;


5. Bahwa Soeara Kita sangat yakin, Djoss dapat mewujudkan Visi dan Misi serta Program Kerja di bidang reformasi Birokrasi sebagai agen perubahan dan menjadi teladan; bidang Pendidikan; bidang kesehatan; bidang pertanian/perkebunan/peternakan dan industri hilirisasi; serta di bidang pariwisata termasuk Danau Toba menjadi gerbang pariwisata dunia, kebudayaan dan olahraga;  


6. Bahwa Soeara Kita yakin dengan Djoss, Sumatera Utara bisa terdepan menghadapi era MEA dan AFTA;


7. Bahwa Pasangan Djoss bisa bekerjasama dengan pihak terkait untuk menjaga dan menghindari Sumatera Utara dari penyalahgunaan narkoba.


Turut hadir Joan Berlin Damanik Ketua Umum Relawan Pasangan Djoss Sumatera Utara didampingi Liber Simbolon, M.Kom dan Ir. Elison Silalahi dari Bekasi dan berbagai organisasi massa.  Diperkirakan ada lebih dari 120 orang peserta yang hadir.


Yang menarik, inisiator Soeara Kita Rumondang  M. Sitompul, meminta semua perantau asal Sumut perlu perduli kampung halamannya. Mari bersuara memilih pemimpin yang bersih, tulus dan telah terbukti demi NKRI yang kita cintai. Restorasi pemerintahan di Sumut harus dimulai. "Kapan lagi Sumut bisa mendunia,' katanya.


Sedangkan Joan Berlin Damanik, Ketua Relawan Perjuangan DJOSS, dalam kata sambutannya mengapresiasi masyarakat rantau yang berasal dari Sumatera Utara yang tinggal di Jabodetabek dengan memberi dukungan secara sukarela dan memotivasi para relawan.


"Relawan Soera Kita adalah bentuk sikap para perantau asal Sumatera Utara dalam rangka pemilihan gubernur 2018. Hal ini sangat positif menyikapi selama ini Sumut jauh tertinggal pengelolaan sumber daya dan pembangunan infrastruktur," ujar Joan Berlin Damanik.(PU)

Komentar
Berita Terkini