Lampunisasi Pertokoan Tak Seindah Kondisi Sumpek Jalan Thamrin Kec Sidimpuan Utara

Administrator Administrator
Lampunisasi Pertokoan Tak Seindah Kondisi Sumpek Jalan Thamrin  Kec Sidimpuan Utara
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak
Lampunisasi Pertokoan Tak Seindah Kondisi Sumpek Jalan Thamrin Kec Sidimpuan Utara

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Ditengah program "lampunisasi" pertokoan yang dicanangkan camat Padangsidimpuan Utara ternyata tidak seiring sejalan dengan kondisi sembraut diseputaran jalan Thamrin Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Pemandangan pedagang kaki lima dan pedagang menggunakan mobil van maupun pick up menggunakan emperan pertokoan dan badan jalan serta menjadi lahan parkir menambah sumpek jalan thamrin yang berada di pusat kota Padangsidimpuan itu.

Kondisi yang sudah lama "terpelihara" ini tampak akan diatasi pemerintah kota Padangsidimpuan dengan mengambil solusi melalui penanda tanganan kesepakatan bersama dengan Pengelolah Pasar Rakyat Mahera Padangsidimpuan yang digelar di aula kantor Walikota, Jum'at 19 Februari 2021.

Dalam kesepakatan tersebut Pemerintah kota Padangsidimpuan dalam hal ini Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH

Sebagai pihak pertama, Sementara itu Syarif Muda Siregar Direktur PT.Badjora Pardamean Lestari  bertindak atas nama pengelola Pasar Mahera Padangsidimpuan, disebut sebagai pihak kedua.

Wako Irsan Efendi Nasution mengatakan kehadiran Pasar Mehera akan menjadi solusi bagi permasalahan jalan thamrin yang menjadi masalah  klasik

"Kepada seluruh  Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, Dinas Perdagangan, Dinas Perizinan, Dinas Perhubungan, Dinas lingkungan hidup, Camat Padangsidimpuan Utara dan Lurah agar seluruh proses perijinan dan kegiatan pihak kedua tidak terhalang sehingga target mereka dapat selesai setelah idul fitri.

"Barangkali perlu ada team terpadu yang sifat nya sementara untuk mengatasi Jalan Thamrin agar  tidak terlalu sumpek seperti itu. Dan harapan kita sekalian setelah idul fitri bangunannya rampung dan menjadi solusi kemacetan di Jalan Thamrin," tambahnya.

Hadir dalam kesepakatan tersebut Sekda Letnan Dalimunthe, Asisten, dan pimpinan OPD terkait.

Pantauan wartawan di lokasi, Jumat (19/2) sore, tampak pihak pengelola pasar mahera sudah memasang merk dan memagar lokasi pembangunan nya.

Sementara kondisi jalan thamrin terlihat masih sembraut, emperan toko hingga badan jalan masih menjadi lahan PKL dan pedagang menggunakan mobil   menjajakan dagangannya mengakibatkan macet dan rawan terjadinya tindakan kriminal.

Di lokasi, tidak terlihat adanya aktifitas petugas dari Pemko Padangsidimpuan, baik dari Dinas Perhubungan, Satpol PP maupun pihak Kecamatan Padangsidimpuan Utara. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini