Ketua PGI Medan, Pdt Martin Manullang, Percobaan Bom di Gereja Tindakan Orang Tak Bertanggungjawab

Administrator Administrator
Ketua PGI Medan, Pdt Martin Manullang, Percobaan Bom di Gereja Tindakan Orang Tak Bertanggungjawab
Internet
Pdt Martin Manullang STh MMin

Medan (Pelita Batak) :
Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Daerah Kota Medan Pdt Martin Manullang STh MMin, menanggapi pasca gagalnya aksi bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Jalan Dr Mansur Medan, 28 Agustus kemarin menyerukan kepada seluruh warga Medan khususnya umat Kristiani agar tidak terhasut dan tetap menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama.

"Ledakan bom bunuh diri yang nyaris terjadi di Gereja St Yosep Dr Mansyur sangat mengejutkan kita. Itu hanya  perilaku orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mencoba mengusik kekondusifan Kota Medan yang kita cintai ini. Untuk itu, saya imbau agar seluruh masyarakat menjaga toleransi antar umat beragama," kata Pdt Martin pascaterjadinya upaya bom bunuh diri di Medan.

Lebih lanjut Martin menilai, hal ini jelas bukanlah persoalan agama, namun murni adalah perilaku orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, PGI meminta kepada aparat keamanan untuk segera mengusut dan menuntaskannya, dan pelaku diberi hukuman.

Kata Manullang, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Kristen, tentu agar tetap hidup dalam kasih. Sehingga, demi menjaga keharmonisan yang selama ini tercipta, warga Kristen sangat diharapkan jangan sampai terprovokasi oleh apapun.

"Marilah kita mendoakan para pelaku agar kiranya bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Keharmonisan kita di Kota Medan selama ini telah terjalin dengan baik. Maka untuk mempertahankan kekondusifan Kota Medan ini marilah kita tetap menjalin silaturahmi di lingkungan kita yang berbeda suku, agama, etnis dan golongan dengan saling mengasihi untuk kemuliaan Tuhan,"serunya.

Namun, lanjutnya lagi, warga Kota Medan juga harus tetap waspada untuk mengantisipasi hal-hal di luar dugaan. Bila ada hal-hal yang mencurigakan, warga duharapkan dengan segera melaporkannya kepada aparat keamanan.

Menurutnya, teror dalam bentuk apapun dan dimanapun adalah tindakan kejahatan kemanusiaan. Dan negara telah menyatakan bahwa terorisme adalah paham yang dilarang dan menjadi musuh negara. Maka siapapun pelakunya, apapun latar belakang dan tujuan teror tersebut, negara dan seluruh warganya harus melawan.

Sehingga, kepada masyarakat Kota Medan, diharapkan tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan teror tersebut kepada Polri dan BNPT. Selain itu, masyarakat dan seluruh pihak diminta juga diharapkan tidak mengunggah foto pelaku, identitas pelaku (KTP) di berbagai media. Ia berharap suasana tetap kondusif untuk keberlanjutan kehidupan sosial di Medan. (SIB/TAp)

Komentar
Berita Terkini