Kerusuhan di Kantor Panwaslu Taput, Polda Sumut Amanakan 17 Orang

Administrator Administrator
Kerusuhan di Kantor Panwaslu Taput, Polda Sumut Amanakan 17 Orang
ist|pelitabatak
Suasana saat warga menyampaikan aspirasi di depan Panwaslu
Medan (Pelita Batak):
Ratusan masyarakat Tarutung datangi kantor Panwaslu Kabupaten Tapanuli Utara (Kab Taput) dalam aksinya massa pendemo memprotes terkait adanya kecurangan dalam Pilkada pada tanggal 27 Juni 2018 lalu.

Aksi protes tersebut berujung bentrok dengan Aparat Keamanan, Senin (16/7). Aksi protes itu semakin memanas hingga akhirnya massa pun mulai bertindak anarkis dan merusak kantor Panwaslu dengan melempari Batu serta bom Molotov.

Akibat peristiwa itu, Ketua Panwaslu Sardion Situmeang terluka karena terkena lemparan batu dan langsung medapat pengawalan dari pihak Kepolisian.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun awak media, kerusuhan itu terjadi karena kasus Sengketa Pilkada yang sedang ditangani oleh Panwaslu yang dilaporkan oleh pasangan Calon Bupati - Wakil Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan - Sarlandy Hutapea yang tidak dilanjutkan Panwaslu.

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menyampaikan sudah ada 17 orang yang diamankan dalam aksi itu. "Kami sudah menangkap 17 orang yang diduga ikut melempar dan sedang dalam proses pemeriksaan," sebut Kapolda Sumut.

Sementara, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Silaen ketika dikonfirmasi awak media melalui via seluler, Selasa (17/7), mengatakan untuk sementara, situasi di Taput hingga kini sudah berangsur aman dan kondusif.

"Dan 17 orang pelaku sudah diamankan dalam aksi dan saat ini sudah dibawa ke Polda Sumut," ujarnya sembari mengatakan kerusuhan masih dalam proses pemeriksaan.

Brigadir Togu Hutasoit, Aipda Haris Matondang dan Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Silaen pun jadi korban pelemparan massa di kantor Panwaslu.(Aries)
Komentar
Berita Terkini