Padangsidimpuan (Pelita Batak) :
Ditengah hujan yang mengguyur Kota Padangsidimpuan, dua unit rumah yang berada di Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan ludes terbakar, Minggu 2 Juni 2019 sekitar pukul 17.15 WIB.
Kebakaran atas rumah tersebut yakni, Drs J Sitohang (80) dan Uttul Simarmata (60) diduga akibat arus pendek (korslet) listrik.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya S.IK.M.H melalui Kabagops Kompol Aswat Tarigan SE ketika dijumpai di lokasi kejadian mengatakan saat itu saksi Riska Yana Halawa (18) dan Reshana Halawa (18) yang merupakan anak kost yang tinggal di rumah Drs Sihotang sedang tidur-tiduran di dalam kamar, mereka tersentak kaget karena mendengar suara ledakan dari arah dapur.
Dan selanjutnya saksi melihat ada api dari dapur, lalu saksi pun keluar dari dalam rumah sambil berteriak api, api, api. Ia lalu minta bantuan kepada warga dan tetangga.
Mendengar teriakan saksi, warga berhamburan dari dalam rumah serta melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya. Karena tiupan angin yang kencang, api menjalar begitu cepat dan melalap satu rumah lainnya milik Uttul Simarmata (60) yang ada di samping rumah kosan tersebut.
Kabagops Aswat mengatakan, saat rumah kos-kosan tersebut terbakar, di dalamnya hanya ada dua orang pelajar yang merupakan penghuni kos, sementara pemilik kontrakan sedang tidak berada di tempat.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, api berasal dari arus pendek listrik, kerugian material ditaksir ratusan juta rupiah," ujarnya.
Sementara api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dengan menerjunkan mobil pemadam kebakaran milik Pemko Padangsidimpuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padangsidimpuan Dori Padonna mengatakan pihaknya baru bisa memadamkan api sekitar pukul 18: 25 WIB.
Api berhasil dipadamkan setelah diterjunkan empat unit mobil pemadam kebakaran, selanjutnya melakukan pendingin agar tidak sampai membakar rumah penduduk lainnya. (Saut Togi Ritonga)