Tony Simanjuntak salah satu warga Tantom yang hendak berkunjung ke Pahae Taput mengatakan pelebaran jalan di daerah ini harus segera di laksanakan.
"Karena badan jalan yang berlobang besar, di jalan raya lintas sumatera, di daerah pargarutan mengakibatkan kemacetan dan badan jalan digenangi air, akibat drainiase di lokasi jalinsum tidak berfungsi optimal akibatnya air tumpah kebadan jalan. Kemacetan sudah dirasakan sebelum markas koramil 18 pargarutan, bila dari kota padangsidimpuan, akibat jalan yang berlobang itu, kenderaan jadi rapat merayap. Apa lagi pada saat saya melintas pada pukul 10.00 tadi. Sudah sewajarnya jalan raya lintas sumatera, di lokasi daerah Pargarutan, diperlebar, banyak badan jalannya sudah berlobang," ucapnya.
Jalan raya lintas sumatera daerah Pargarutan, sudah sangat sewajarnya di perhatikan oleh pemerintah karena jalur tersebut merupakan jalur sibuk. Apalagi para PNS yang hendak ke bekerja di komplek perkantoran daerah kabupaten Tapanuli Selatan.
Kasatlantas Polres Tapsel AKP Muri Yasnal kepada wartawan mengatakan terpaksa melakukan rekayasa jalur dan tutup buka jalur yang padat kendaraan, untuk menghindari kemacetan sampai saat ini situasi sudah bisa dikendalikan dan kendaraan sudah bisa melintas, setelah pihaknya dan dibantu Dinas Perhubungan kabupaten Tapsel dan masyarakat setempat memperbaiki jalur tersebut dengan cara menimbun lubang di badan jalan.
Ia berharap kepada pemerintah Sumatera Utara segera membenahi dan memperbaiki jalur tersebut, sebelum ada jatuh korban. (Saut Togi Ritonga)