Indonesia Sahabat Palestina dan Memiliki Banyak Kesamaan

Administrator Administrator
Indonesia  Sahabat Palestina dan Memiliki Banyak Kesamaan
Ist
Bendera Palestina dan Indonesia
Samarinda(Pelita Batak): Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Ibrahim Abdallah Hamad menyambut baik undangan khusus Pengurus Pusat GMKI dengan datang menghadiri Natal Nasional GMKI yang diadakan di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Timur. 

 

Dalam acara Natal tersebut, Taher menjelaskan kondisi masyarakat Palestina, dimana orang Muslim dan Nasrani hidup berdampingan dengan damai. Dalam setiap hari raya masing-masing agama, rakyat Palestina saling mengunjungi dan membantu persiapan hari raya. Saat hari raya umat Muslim, kota-kota Palestina dihiasi dengan ornamen Idul Fitri, dan sebaliknya, saat hari raya umat Kristen, Palestina dihiasi dengan ornamen Natal. Rakyat Palestina hidup dalam harmoni dan saling menghargai. Namun, konflik dan peperangan mengganggu keharmonisan itu.

 

"Saya mengucapkan terimakasih untuk dukungan penuh pemerintah dan rakyat Indonesia, baik yang beragama Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha. Indonesia selalu berkomitmen membantu Palestina, Indonesia adalah sahabat Palestina. Saya juga mengucapkan selamat hari Natal dan Tahun Baru kepada umat Kristen Indonesia. Di Palestina, penduduk Islam dan Kristen sama-sama merayakan Natal,"katanya.

 

Pesan Taher Ibrahim Abdallah Hamad, Indonesia harus bersatu tanah, juga manusianya. Indonesia harus menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama sehingga perdamaian dapat selalu hadir di tengah masyarakat.

 

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Sahat Martin Philip Sinurat menyampaikan dalam acara Natal ini, secara khusus GMKI mengundang Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Mr. Taher Ibrahim Abdallah Hamad. Sahat menyampaikan beliau hadir di acara ini untuk menyampaikan pesan perdamaian mengenai pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa. 

 

Bulan lalu GMKI bertamu ke kantor Dubes Palestina di Jakarta. Mr. Taher menceritakan kehidupan masyarakat Palestina dimana orang Islam, Kristen, dan agama lainnya dapat hidup berdampingan dalam damai. Beliau berpesan Indonesia juga harus menjaga kerukunan dan perdamaian, yang diwarisi dari nenek moyang.

 

Maka dalam momen penting ini, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, menyatakan kembali dukungannya terhadap perjuangan saudara-saudari di Palestina. Sejak bertahun-tahun lalu, para pengurus GMKI di masa lalu, telah menyatakan sikap dukungan ini. Dan pada saat ini juga, GMKI akan menyatakan dengan tegas, bahwa rakyat Palestina harus dapat menikmati kemerdekaan dan kedamaian yang hakiki, sehingga pemerintah Palestina dapat fokus memikirkan bagaimana terciptanya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Palestina.

 

GMKI mendukung dijalankannya resolusi Dewan Keamanan PBB untuk Palestina yang diputuskan pada akhir Desember 2016  lalu. Resolusi ini merupakan seruan kepada Negara Israel, agar menghentikan pembangunan permukiman Israel di tanah Palestina. 

 

Pemerintah Indonesia dengan garis politik luar negerinya seperti yg tertuang di pembukaan UUD 1945, harus terlibat aktif dalam mendorong dijalankannya resolusi Dewan Keamanan PBB ini. GMKI akan mendukung setiap langkah positif pemerintah yang berkaitan dengan persoalan di Palestina. Kemerdekaan dan perdamaian adalah hak setiap bangsa yang harus kita junjung dan perjuangkan.(R2)

Komentar
Berita Terkini