HUT ke-80, Ephorus Emeritus HKBP Pdt Dr JR Hutauruk Luncurkan Dua Buku Sekaligus

Administrator Administrator
HUT ke-80, Ephorus Emeritus HKBP Pdt Dr JR Hutauruk Luncurkan Dua Buku Sekaligus
TAp|PelitaBatak
Suasana peluncuran buku Ompui Ephorus emeritus Pdt Dr JR Hutauruk

Medan (Pelita Batak) :
Tepat berusia 80 tahun, Ompui Ephorus emeritus HKBP Pdt Dr J.R Hutauruk meluncurkan dua buku tulisannya sekaligus. Dengan acara sederhana, peluncuran buku dilaksanakan di komplek HKBP Tanjungsari Medan, Senin (24/10/2016).

Dua buku yang diluncurkan yaitu ; 'Menghargai Dokumen Sejarah Gereja' dan  'Ujilah Segala Sesuatu'. Buku yang kedua berisi tentang esai-esai untuk merayakan 80 tahun Pdt Dr J.R Hutauruk.

Peluncuran buku diawali dengan ibadah singkat, dengan pengkhotbah Pdt Kardi Simanjuntak MMin, dihadiri Ketua Panitia Gandi Tambunan, Sekretaris Pdt Maulinus Siregar STh, turut hadir Lundu Panjaitan, Pdt Robinson Butar-butar, Pdt Andreas Gutono (Perce Yasuma), Ketua Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba, Sekum PGI Pdt Gomar Gultom, Viktor Silaen (percetakan Lapik), Pdt sahat P Siburian (editor), Pdt Dr Deonald Sinaga dan sejumlah tokoh lainnya.

Pada kesempatan itu, Sekum PGI Pdt Gomar Gultom MTh mengatakan, bahwa salah satu hambatan kita dalam menggapai kemajuan adalah kemalasan berpikir, atau kalau pun berpikir tetapi tidak merdeka dalam berpikir. Kecenderungan 'copy paste', meneruskan tradisi atau mengulang-ulang saja dari apa yang  sudah ada. "Apa yang sudah ada dan dimiliki sekarang seolah sesuatu yang 'turun dari langit', yang harus diaminkan dan tak perlu lagi diutak-atik. Akibatnya, kita akan sulit bergerak maju, karena kita hanya akan berkutat di situ-situ saja atau berputar di tempat," ujarnya.

Lewat buku yang ditulis Ompui Ephorus Emeritus Pdt Dr JR Hutauruk menurut Gomar akan banyak menolong kita untuk terhindar dari fenomena saat ini. "dari beberapa tahun berinteraksi degan ompui, saya bisa menyimpulkan di balik tulisan-tulisan ini terkandung sebuah ajakan bagi kita untuk membiasakan diri berpikir historis, yang pada gilirannya juga akan mendorong kita untuk bertindak historis," katanya.

Bahkan Gomar mengutip perkataan Ompui yang kerap disampaikan, "belajarlah dari kehidupan, karena kehidupan itu sendiri adalah buku yang terbuka di hadapanmu!".

Sejumlah tokoh yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan selamat ulang tahun kepada Ompui, dan senantiasa menyampaikan bahwa Ompui adlaah teladan dan guru sepanjang kebersamaan yang terjalin. Semua tokoh yang mendapat kesempatan memberikan sambutan sepatah dua kata, menyampaikan hal yang sama. Seperti disampaikan perwakilan parhalado HKBP Tanjungsari, Drs J Sidabutar bahwa ompui saat menjadi ephorus aktif bahkan sampai di usianya yang saat ini tetap rendah hati, tidak pernah menginginkan yang mewah-mewah. "Bahkan saat ibadah minggu, ia selalu menunjukkan keteladanan. Bisa duduk di belakang, atau di posisi mana saja," ujarnya. (TAp)

Komentar
Berita Terkini