Selain Wali Kota, pelepasan atlet ini turut dihadiri Kajari Medan, Olopan Nainggolah SH MH dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan, Ketua KONI Kota Medan, Edi H Sibarani, Kadis Pemuda dan Olahraga, Abd. Azis serta sejumlah pimpinan SKPD lainnya. Eldin mengaku bangga, sebab para atlet umumnya masih berusia muda dan siap membela nama baik Sumut, khususnya Kota Medan.
"Kebanggaan ini kami titipkan di pundak saudara tapi ingat jangan menjadi beban. Justru jadikan sebagai motivasi dan semangat untuk menjadikan nama Kota Medan lebih berkibar lagi. Alhamdulillah, Prestasi atlet Kota Medan semakin hari semakin baik sehingga sangat membanggakan kami semua," kata Wali Kota.
Eldin kemudian berpesan agar para atlet terus mawas diri, tidak pernah berhenti berlatih dan selalu rendah diri. Sebab, menurutnya pemenang sesungguhnya adalah orang yang mampu mengendalikan diri dari rasa ambisi berlebihan, kecurangan dan tinggi hati. Di samping itu pemenang merupakan orang yang meraih juara dengan kerja keras, pantang menyerah serta menjunjung tinggi sportifitas.
"Insya Allah kami selalu mendukung dengan doa. Selanjutnya kepada pelatih, official maupun pendamping, saya minta agar melayani para atlet baik dari segi penyediaan makanan dan keperluan lainnya. Dengan demikian atlet kita dapat fokus menghadapi pertandingan sehingga dapat meraih prestasi," pesannya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Eldin mengingatkan seluruh atlet agar selalu menjaga stamina dan kesehatan. Untukl itu harus mengonsumsi makanan bergizi dan cukup waktu tidur, agar siap menghadapi. “Ingat pretasi datang dari badan yang sehat dan fit. Mari kita jadikan even ini sebagai bagian dari pengalaman untuk menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.
Ketua KONI Medan, Edi H Sibarani menjelaskan, atlet Kota Medan yang memperkuat kontingen Sumut berlaga di PON XIX Jabar berjumlah 170 orang dan pelatih 50 orang sehingga total keseluruhan berjumlah 220 orang. Selanjutnya, para atlet akan bertanding di 33 cabang olahraga (cabor). Tanpa mengesamping cabor lainnya, Edi kembali menjagokan cabor bela diri untuk mendulang mendali seperti wushu, karate, tinju, gulat dan lainnya.
Menurut Edi, persiapan yang dilakukan sudah cukup baik, ada yang mengikuti pelatda maupun tryout ke luar negeri. Artinya, persiapan yang dilakukan kali ini lebih barik dibandingkan ketika persiapan menghadapi PON XVIII empat tahun silam. "Jadi dengan persiapan yang lebih baik ini, kita berharap prestasi yang diraih lebih membanggakan lagi," harap Edi.
Ketika disinggung berapa medali emas yang ditargetkan kepada para atlet, Edi bertekad akan mengupayakan lebih baik dari perolehan PON XVIII di Riau. "Ketika itu atlet kita meraih 12 medali emas. Kita upayakan bisa lebih, setidaknya menyamainya (12 emas), mengingat persaingan antar atlet cukup ketat," paparnya.
Selain memberikan motivasi kepada sleuruh atlet, acara pelepasan ini juga diisi dengan pemberian uang tali asih secara simbolis kepada 4 atlet dan pelatih. Penyerahan uang tali asih ini dilakukan Wali Kota didampingi Kajari Medan dan Ketua KONI Medan. Setelah itu dilanjutkan dengan makan malam bersama. (TAp)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified