Dihadiri Ketua Percasi Sumut, Parlindungan Purba, Pembukaan Kejuaraan Carut Piala Pangdam I/BB Pacu Semangat Juang

Administrator Administrator
Dihadiri Ketua Percasi Sumut, Parlindungan Purba, Pembukaan Kejuaraan Carut Piala Pangdam I/BB Pacu Semangat Juang
IST|pelitabatak
Parlindungan Purba SH MM menyaksikan eksebisi pembukaan Kejuaraan Pangdam I/BB Cup 2018

Medan (Pelita Bagak):

Pembukaan kejuaraan catur memperebutkan Piala Pangdam I/BB di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (9/11). Dalam kejuaraan catur yang yang dibuka langsung Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah dan meyediakan hadiah total Rp.100 juta, Wakil Wali Kota sempat ikut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi melawan salah seorang pecatur yang menyandang  gelar Master Nasional (MN).

Kejuaraan catur ini digelar dalam rangka untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November. Selain menyalurkan hobi para pecatur yang ada di Sumut, kejuaraan ini juga diharapkan dapat membangun dan mengembangkan olahraga catur sebagai ajang mencari bibit-bibit pecatur yang nantinya dapat dijadikan sebagai atlet.

Kemudian kejuaraan catur  ini dapat dijadikan asebagai ajang silaturahmi dalam  membangun persatuan dan kesatuan. Di samping itu juga  sebagai komunikasi sosial dalam membangun kemanunggalan TNI dan rakyat. Serta mewariskan dan melestarikan serta mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai kepahlawanan.

Kejuaraan catur yang berlangsung selama tiga hari  mulai 9 sampai 11 Nopember diikuti 268 orang peserta berasal dari 11 provinsi di Indonesia yakni Naggroe Aceh Darusalam, Sumut, Riau, Sumbar, Sumsel, DKI Jakarta, Jabar, Jatim, Sulsel, Sulut dan Kalbar. Ditambah lagi dengan peserta yang berasal dari 19 kabupaten/kota di Sumut.

Ada dua kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan catur ini yakni kategori umum untuk senior putra/putri dan junior putra/putri serta kategori simultan yang diikuti 60 pecatur dan dua pecatur dengan gelar Fide Master Iiternasional. Selain itu kejuaraan catur ini juga diikuti 15 orang pecatur pria dengan gelar MN dan 2 orang pecatur putri dengan gelar MN.

Dalam sambutannya, Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah mengatakan, dirinya ingin Hari Pahlawan tahun ini  menjadi momentum  bagi semua dalam rangka menggalakkan apapun, termasuk catur. Artinya, memalui kejuaraan catur ini, Pangdam ingin  menggalakkan kembali olahraga catur di Sumut.

"Mengapa catur? Sebab, orang Sumut  selama ini "identik" dengan catur. Di tambah lagi saya melihat event kejuaraan catur jarang digelar. Untuk itu hari ini kita ingin menghidupkan kembali olahraga catur. Sebab, catur merupakan olahraga yang mengandalkan adu strategi maupun olah pikir. Hal ini sesuai dengan kondisi saat ini, saya ingin kita dalam berpolitik lebih bagus adu strategi maupun olah pikir," kata Pangdam.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumut Parlindungan Purba SH MM yang juga hadir mengatakan bahwa catur merupakan olah raga yang hampir semua suku, usia, dan latarbelakang lainnya bisa memahami dan memainkannya. Catur menjadi olahraga yang bergengsi karena memadukan antara strategi dan ketangkasan. Lewat olahraga catur juga peserta dan penonton akan mendapatkan manfaat rekreasi. "Selamat bertanding, semoga semua mendapat yang  terbaik. Dan kita yakin, kita semua sudah yang terbaik, datang dari berbagai daerah untuk bertemu dan bertanding. Nah, kita secara tidak langsung sudah bersilaturahmi," katanya.

Usai acara pembukaan dilanjutkan dengan pertandingan eksbisi, seluruh unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan yang hadir, termasuk Wakil Wali Kota bertanding melawan pecatur yang menyandang predikat MN. Dalam pertandingan eksibisi, Wakil Wali Kota berhadapan dengan MN Sekarmedi yang menyandang predikat MN.

Meski sempat memberikan perlawanan sengit dan sempat menyulitkan Sekarmedi namun Wakil Wali Kota akhirnya mengakui keunggulan lawannya. Wakil Wali Kota langsung menyalami lawannya sambil tersenyum. "Maklumlah, sudah 10 tahun saya tidak bermain catur," ujar Wakil Wali Kota sambil tertawa.

Kemudian Wakil Wali Kota sangat mengapresiasi digelarnya kejuaraan catur memperebutkan Piala Panngdam I/BB. Dia  berharap kegiatan ini dapat menggairahkan kembali olahraga catur di Sumut, terutama Kota Medan. Sebab, selama ini Sumut maupun Kota Medan terkenal sebagai gudangnya pecatur-pecatur tangguh di Tanah Air.

"Semoga kejuaraan ini melahirkan kembali bibit-bibit catur tangguh dari Sumut, terutama Kota Medan. Kita ingin kejuaraan ini dapat mengembalikan kejayaan Sumut maupun Kota Medan sebagai gudangnya pecatur tangguh di Tanah Air," harapnya. (H|TAp)

Komentar
Berita Terkini