Kemudian segmen kedua dari Simpang Biru-Hutabaru ada 4.800 meter dengan mengcating bukit dan tebing, sehingga terbentuk badan jalan 15 meter.
Usai pengerjaan proyek peningkatan jalan jurusan Simpang Biru - Hutabaru - batas Paluta tersebut malah semakin sulit dilalui.Pasalnya, usai selesai dikerjakan oleh CV Harapan Bunda, jalan tersebut penuh dengan lumpur bekas pengerukan pelebaran badan jalan.
Tidak sedikit masyarakat yang merasa kecewa dengan jalan "becekmix" yang tercipta dengan APBD Kabupaten tersebut karena menilai pemborosan anggaran karena tidak disertai dengan perencanaan bersambut dari pemerintah provinsi untuk pengaspalan badan jalan maupun pembangunan dek penahan serta drainase.
Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Tapsel Chairul Rizal Lubis ketika akan dikonfirmasi perihal tersebut tidak berada di kantornya, Kamis 22 Maret 2018. " Lagi ke lapangan."ujar staffnya. Demikian juga konfirmasi kepada Bupati Tapsel melalui Kabag Humas Isnut Siregar melalui seluler dengan WhatsApp laporan terbaca, tidak memberikan jawaban hingga berita ini dikirimkan. (Saut Togi Ritonga)