Desa Goti, Langganan Banjir yang Tak Pernah Usai di Kota Padangsidimpuan

Administrator Administrator
Desa Goti, Langganan Banjir yang Tak Pernah Usai di Kota Padangsidimpuan
Saut Togi Ritonga
Banjir

Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Desa Goti Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan selalu saja menjadi sorotan publik dari tahun ke tahun khususnya bila musim penghujan datang. 

Hingga akhir kepemimpinan Walikota Andar Amin Harahap dengan Wakil Walikota M.Isnan Nasution, persoalan banjir tiap tahun di desa Goti tersebut tidak kunjung teratasi hingga saat ini.

Terbukti, hujan  lebat yang mengguyur Kota Padangsidimpuan dan sekitarnya, pada Kamis 22 Maret 2017 malam, tepatnya mulai pukul 22.40 WIB, menyebabkan Sungai Aek Haloban meluap dan membanjiri Desa Goti, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan.

Sungai Haloban diketahui merupakan pertemuan dua anak sungai Pinagar dan Ancimun yang kemudian membelah Desa Goti yang memiliki 2 dusun dan dihuni 411 Kepala Keluarga. 

Saat terjadi banjir, hampir seluruh rumah mendapat dampaknya.

Menurut salah satu Kepala Dusun, Rahmat Trisno (49) mengatakan desa Goti selaku dilanda banjir sejak.puluhan tahun silam. 

Ketika itu, pembalakan liar marak di perbukitan yang berada ke arah hulu sungai. 

"Pada saat awal terjadi banjir dengan debit yang sangat besar, hingga menghanyutkan sejumlah rumah warga dan sempat menjadi perhatian beberapa tokoh nasional," ujar ayah tiga anak itu.

Hal senada juga diungkapkan Masliana Rambe (53) bahwa dalam sebulan ini sudah dua kali terjadi banjir. "Di awal bulan (Maret) dan ini (saat ini)," ujarnya sambil mengeluhkan kerugian yang mendasar berupa binatang ternak yang hanyut, serta perabotan rumah yang kemudian menjadi rusak.

Menghadapi banjir, masyarakat hanya bisa mengevakuasi barang berharga dari rumah walau banyak yang tidak terbawa, namun warga tidak lagi panik karena desa mereka sudah langganan banjir sehingga jadi terbiasa.(Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini