Bupati Humbahas: Dana Desa Diprioritaskan Membangun Jalan Desa

Administrator Administrator
Bupati Humbahas: Dana Desa Diprioritaskan Membangun Jalan Desa
Abed Ritonga
Pertemuan dengan kepala desa

Doloksanggul (Pelita Batak): Tanpa mengesampingkan pembangunan yang lain, dana desa (DD) tahun 2018 agar diprioritaskan membangun jalan desa. Karena jalan menghubungkan antara dusun dengan dusun yang ada di desa saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. 


Demikian disampaikan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE didampingi Asisten Pemerintahan Drs Tonny Sihombing dan Kadis PMDP2A Vandeik Simanungkalit MM dalam pertemuan Kepala Desa se-Kecamatan Doloksanggul, Jumat 2 Februari 2018, di Kantor Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul.


"Pembangunan jalan desa dulu kita fokuskan. Jangan banyak kegiatan di desa yang sama sekali saat ini belum dibutuhkan masyarakat. Jangan asal kita bangun tapi harus benar-benar bermutu. Harus bermanfaat kepada masyarakat. Kalau jalan desa sudah bagus, baru kita pikirkan membangun jalan ke kebun, air bersih, irigasi dan lainnya. Kalau TPT (tembok penahan tanah), jangan dulu dibangun. Bukan prioritas saat ini. Kapan-kapan aja itu," ujar Dosmar.


Bupati Humbahas mencontohkan, kalau punya uang Rp 2 juta dan harus dihabiskan. "Yang pertama kita beli apa yang menjadi prioritas. Jangan kita langsung beli hp, sementara baju dan sepatu tidak ada. Jadi yang kita beli pertama untuk diri kita dulu yaitu sepatu dan baju atau pakaian. Hampir sama dengan dana desa, jangan kita bangun TPT sementara jalan masih banyak yang rusak.   Tentu dalam membangun itu kata bupati, harus musyawarah dengan masyarakat. Mana yang paling prioritas di desa itu. Jangan dilakukan tanpa melibatkan masyarakat.  Supaya jangan terjerat ke ranah hukum," paparnya.


Dalam pertemuan itu, Bupati juga memesankan agar para petani di desa masing-masing supaya diperhatikan dan diberi semangat bercocok tanam khususnya jagung yang sudah diprogramkan pemerintah. Kepala Desa ikut berperan aktif agar program ini terlaksana dengan baik. Bulan Mei-Juni musim panen  padi, agar disosialisasikan kepada masyarakat supaya langsung menanam jagung di sawah.


Sesuai dengan pengalaman para petani, jagung sangat bagus di tanam di persawahan.  Kepada Desa juga harus ikut menanam jagung dan sebagai contoh di desa masing-masing.(Abed Ritonga)

Komentar
Berita Terkini