Besok, Pemko Medan Gelar Karnaval Budaya dan Kendaraan Antik

Administrator Administrator
Besok, Pemko Medan Gelar Karnaval Budaya dan Kendaraan Antik
Pelita Batak :

Dalam rangka Program Pengelolaan Keragaman Budaya dan memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan kembali mengadakan kegiatan "karnaval Budaya dan Kendaraan Antik" yang akan dilaksanakan pada Hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2016 pukul 10.00 di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang, Medan.

 

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Drs Hasan Basri MM diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Kota Medan Fahmi Harahap SH MAP pada rapat kegiatan karnaval budaya tahun 2016 di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Kamis (25/8/2016).

 

Dalam kesempatan tersebut, Fahmi Harahap mengatakan, Kegiatan ini akan menggelar berbagai seni budaya tradisional dan modern, diantaranya penampilan kesenian multi etnis kota Medan, pertunjukan alat musik daerah, pawai sepeda ontel, pawai kendaraan antik roda dua dan empat, pawai berbagai komunitas di Kota Medan, karnaval pakaian multi etnis, karnaval pakaian anak, barongsai, Reog Ponorogo dan performance dari band lokal.

“Untuk karnaval kendaraan antik terdiri dari Kendaraan Moge (Motor Gede), Komunitas Jeep Willys, VW, Land Rover, Vespa, Astuti dan Sepeda Ontel. Sementara untuk karnaval budaya dan etnis menampilkan marchingband, anak-anak dengan kostum merah putih serta model dengan busana daerah dan etnis” ungkapnya.  

 

Dijelaskannya, Route karnaval kendaraan antik dimulai dari Jalan Pulau Pinang – Lonsum – Jalan Perdana – Bank Mandiri – Jalan Imam Bonjol – Arya Duta Hotel – Jalan Raden Saleh – Grand Aston Hotel – Lapangan Merdeka – Jalan Bukit Barisan – Jalan Pulau pinang.

 

"Karnaval kendaraan antik terdiri dari 20 orang pengendara sepeda ontel menggunakan kostum zaman dahulu, kemudian 20 pengendara yang menggunakan Jeep Willys, VW dan Land Rover. Sementara untuk kendaraan roda dua terdiri dari 20 pengendara yang menggunakan Vespa dan Astuti tahun 70 an, serta pengendara Moge yang terdiri dari 10 pengendara Harley Davidson," ujarnya.

 

Sementara itu, kata Fahmi Harahap, untuk peserta Karnaval Budaya dan Etnis akan mengelilingi seputaran Lapangan Merdeka dengan berjalan kaki. "Karnaval Budaya dan Etnis ini akan menghadirkan 5 grup marching band, anak-anak kecil yang menggunakan seragam merah putih serta remaja-remaja kita yang menggunakan pakaian multi etnis atau pakaian adat, sebagai tampilan keragaman budaya yang ada di Sumatera Utara khususnya Kota Medan.

 

Kita juga melibatkan komunitas dancer yang ada di Kota Medan. Ada freestyle atau break dance, B-boy, pameran hewan, pameran fotografer dan sepatu roda. Serta kita juga akan mengadakan  lucky draw pada acara tersebut," tambahnya. (TAp)

 

Komentar
Berita Terkini