Lalu apa solusinya? Masyarakat perlu menyadari bahwa kesehatan adalah prioritas utama. Karena itu, kemacetan di jalan, antrean panjang di rumah sakit harus dihindari oleh pasien agar layanan kesehatan dapat diperoleh dengan cepat. "Misalnya dengan memanggil dokter ke rumah, kantor, mal atau tempat bertemu di mana saja saat diperlukan. Jangan ada toleransi terhadap sinyal tubuh, segera cari tahu masalahnya," ujar dr. Stephanie Patricia dari Medi-call, yang saat ini juga melayani pasien di Rumah Sakit Mangusada, Bali.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini sejumlah dokter Indonesia bahkan sedang bersiap meluncurkan sebuah aplikasi berbasis Android dan iOS, bernama Medi-call.
"Aplikasi inilah yang akan menjawab persoalan jutaan penduduk perkotaan di Indonesia, sehingga pasien dapat memesan dokter, ambulans dan layanan kesehatan lain untuk datang ke rumah dan tempat lainnya melalui smartphone. Kami akan integrasikan dengan layanan pemesanan obat secara online, sehingga pasien nyaman dan tidak terganggu aktivitasnya," tambahnya. Dengan dukungan jaringan apotek K-24 yang tersebar luas, pengguna Medi-call dijamin memperoleh obat yang asli dengan cepat.
Akhir tahun ini, aplikasi yang akan melibatkan ratusan dokter yang telah memiliki surat ijin praktek dan mendapat pelatihan dari Ikatan Dokter Indonesia, akan diluncurkan. Dengan solusi Medi-call, para traveler yang berlibur ke Bali pun dapat memanggil dokter ke destinasi wisata di Bali saat diperlukan.
Awal tahun depan, para pekerja urban di Yogyakarta dan Jakarta tak perlu lagi repot menembus macet atau meminta ijin ke kantor untuk bertemu dokter. "Kami akan segera meluncurkan Medi-call di kedua kota tersebut segera pada tahun depan, dan bekerja sama dengan para dokter yang telah bergabung dengan Ikatan Dokter Indonesia," tambah dr. Candra.(R2)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified