Angkot Tabrak Sepeda Motor dan Seret Ibu Guru

Administrator Administrator
Angkot Tabrak Sepeda Motor dan Seret Ibu Guru
Saut Togi Ritonga |Pelitabatak

Padangsidimpuan (Pelita Batak):

Angkutan kota (angkot) Lin 02 bernomor polisi BB 1132 HR, menabrak dan menyeret sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang ibu guru hingga terbakar di Jalinsum Desa Salambue, Kec. Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Rabu 3 Juli 2019 siang.

Walau tidak ada korban jiwa namun bagian depan angkot dan sepeda motor yang terseret hingga puluhan meter terbakar dan rusak parah dan ibu guru pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit.

Sopir angkot Parluhutan Siregar babak belur dihakimi massa karena mencoba melarikan diri. Sementara pengendara Honda Scoopy BB 4219 HN, Sariani (53) yang kemudian diketahu merupakan guru SD di Kelurahan Huta Tongq Kecamatan Angkola Muara Tais (Batang Angkola), kritis karena mengalami luka luka di muka, badan, tangan dan kaki

Dedi, salah seorang warga setempat, menceritakan bahwa korban mengenderai sepeda motor datang dari muara Tais menuju pusat kota padangsidimpuan, namun dibelakangnya melaju kencang angkot yang di kemudikan Parluhutan Siregar.

Setahu bagaimana, angkot sudah menabrak sepeda motor hingga pengendara terpental. parahnya, Supir angkot Parluhutan bukannya berhenti, malah tancap gas hingga menyeret sepeda motor yang tersangkut di bagian bawah depan angkot nya hingga beberapa puluh meter. 

Warga di sekitar lokasi mengejar supir Angkot yang merupakan warga kampung Sipirok Kota Padangsidimpuan dan menjadi bulan bulanan warga. 

Saat angkot menyeret sepeda motor, muncul kobaran api dan membakar kedua kendaraan tersebut.

"Katanya, ditabrak dan diseret hingga puluhan meter. Benar benar tak berperasaan dan tak peduli lagi apakah istri saya terseret bersama sepeda motor atau tidak," ujar Partomuan, suami korban ketika ditemui di IGD RSUD kota Padangsidimpuan, Kamis 4 Juli 2019.

Dari hasil diagnosa dokter, korban mengalami luka robek di dahi sebelah kiri dan wajah, luka lecet di tangan, perut dan kaki dan tulang pinggul mengalami pergeseran dan kondisinya masih kritis.

Kanit laka lantas Polres Padangsidimpuan Iptu Suhairi mengatakan, sopir beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan elah diamankan. "Saat kecelakaan korban terpental. Keretanya terseret dan terbakar," ujarnya. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini