Anggota DPD RI Parlindungan Purba: Pemerintah Segera Atasi Putusnya Jembatan di Nias

Administrator Administrator
Anggota DPD RI Parlindungan Purba: Pemerintah Segera Atasi Putusnya Jembatan di Nias
IST|pelitabatak
Lokasi jembatan yang ambruk

Medan (Pelita Batak):

Anggota DPD RI Asal Sumut Parlindungan Purba SH MM meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi putusnya akses jalan dari dan ke Kota Gunungsitoli, Nias dan Nias Selatan. Akses darat ketiga daerah ini dihubungkan jembatan darurat Sungai Gido Sebua di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias. Jembatan ini ambruk pada Rabu (19/12/2018), sehingga akses jalan penghubung tiga daerah tersebut lumpuh total.

Antrean panjang kendaraan sudah terjadi sejak kemarin, dan sangat dibutuhkan solusi yang disegerakan untuk permasalahan ini. "Harus segera diambil tindakan, selain menjadi akses jalan yang vital, saat ini juga warga akan merayakan natal dan menyambut tahun baru. Jangan sampai distribusi barang dan warga terhambat," ujar Wakil Ketua Komite II DPD RI kepada media, Kamis (20/12/2018).

Sebagai mana diketahui, jembatan darurat lintas jalan nasional Gunungsitoli-Telukdalam, Nisel tersebut ambruk ketika salah satu truk tronton yang mengangkut beton cetak untuk pembangunan jembatan di Nias Selatan melintas. Melihat kondisi tersebut, akibat tonase dari truk yang melintas cukup besar, sehingga jembatan yang terbuat dari bally tersebut tidak kuat.

Menurut Parlindungan, yang paling diutamakan dalam persoalan ini adalah bagaimana menyegerakan akses jalan bisa pulih.

"Selain kondisi jembatan yang tidak kuat, saat ini musim penghujan sangat dibutuhkan kehati-hatian semua pengguna jalan dan warga. Longsor bisa terjadi kapan saja, semua harus turut ambil andil untuk menghindari korban," ujarnya.

Ketiga pemerintah daerah berkordinasi dengan Provinsi dan balai jalan agar segera mencari solusi. Dipenghujung tahun seperti saat ini, lanjut Parlindungan, semua harus bisa bekerjasama.

"Warga dan pemerintah harus saling menopang, bagaimana akses jalan tersebut bisa segera difungsikan," ujarnya.

Dia juga mengaku sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk segera menemukan solusi. (TAp)

Komentar
Berita Terkini