"Big Bad Wolf" Hadir untuk Kembalikan Minat Baca Warga

Administrator Administrator
"Big Bad Wolf" Hadir untuk Kembalikan Minat Baca Warga
ist|pelitabatak
Uli Silalahi, Presiden Direktur PT. Jaya Ritel saat Press Conference di Medan
Medan (Pelita Batak):
Untuk pertama kalinya, Bazaar buku Big Bad Wolf akan hadir di Medan pada tanggal 2 November 2018-12 November 2018. Kegiatan yang menyajikan 90 persen buku terbitan penerbit dunia, bertujuan untuk mengembalikan minat baca warga dunia, khususnya masayarakat Kota Medan dan Sumut.

Sebagaimana disampaikan Uli Silalahi, Presiden Direktur PT. Jaya Ritel, sebagai pelaksana kegiatan saat press conference di Medan, Selasa (23/10/2018). "Tujuan kami sama sekali bukan profit, namun bagaimana masyarakat kembali memiliki minat baca. Anak-anak kembali gandrungi buku-buku," ujar Uli yang ketika itu juga didampingi Fifi Aleya Yahya dari media partner Metrotv, dan Purnomo Adi Nugroho dari Bank Mandiri alah satu sponsor kegiatan ini.

Itulah alasan pelaksana, lanjut Uli, pihaknya mengajak masyarakat sebanyak-banyaknya untuk berkunjung ke Bazaar buku Big Bad Wolf yang diadakan di Gedung Andromeda Ex Bandara Polonia Medan, selama 24 jam nonstop dengan penawaran diskon mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku impor.

Selain itu, misi kegiatan ini adalah untuk menyediakan akses untuk memperoleh buku yang baik bagi semua kalangan menjadi semangat Big Bad Wolf. Dalam bidang literasi, Indonesia masih terus berjuang untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang terbilang cukup rendah, namun memiliki potensi peningkatan yang besar jika diberikan fasilitas yang

Big Bad Wolf memiliki program yang bernama "Red Readerhood" sebagai tanggung jawab sosial dimana program tersebut mengajak para pengunjung yang hadir untuk mendonasikan buku-buku yang mereka beli kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Untuk program Red Readerhood Medan akan di donasikan kepada teman teman yang berada di Samosir bersama dengan Yayasan Alusi Tao Toba. Buku-buku yang di donasikan diharapkan dapat bermanfaat dalam kemajuan pendidikan dan menjadi semangat baru untuk lebih gemar membaca mengingat Pulau Samosir masih memiliki keterbatasan dalam akses informasi dan juga pendidikan.

Tahun ini Bazaar Buku Big Bad Wolf hadir di Medan dengan membawa lebih dari dua juta buku. Buku yang dihadirkan adalah buku impor dengan bacaan yang menarik sehingga diharapkan para pengunjung akan tertarik dan mulai senang untuk membaca. Acara Bazaar Buku Big Bad Wolf pertama yang diadakan di Jakarta pada tahun 2016 telah mendapatkan sambutan dan antusiasme yang sangat besar dari masyarakat, yang dihadiri oleh lebih dari 350,000 pengunjung yang tidak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek saja, tetapi juga dari Bandung, Semarang, Lampung dan Palembang. Dari sekian banyak genre buku, kategori yang paling banyak terjual merupakan koleksi buku anak-anak, referensi, arsitektur, hobi dan novel. Untuk Bazaar Buku Big Bad Wolf di Medan ini diharapkan dapat dihadiri oleh sekitar 250,000 pengunjung dari Medan dan kota-kota lain di sekitarnya.

Pihaknya menargetkan 300.000 pengunjung di Kota Medan dan Sumut selama bazaar berlangsung. (Rel|TAp)
Komentar
Berita Terkini