Setelah Negosiasi Dengan Pemilik Lahan Kolam Balai Benih Ikan Milik Pemkab Humbahas Normal Kembali

Administrator Administrator
Setelah Negosiasi Dengan Pemilik Lahan Kolam Balai Benih Ikan Milik Pemkab  Humbahas Normal Kembali
Abed|PelitaBatak

Doloksanggul (Pelita Batak):

Sebelumnya diberitakan. Kolam Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan, sempat mengalami kekeringan beberapa minggu terakhir ini. 

Kejadian tersebut, diduga akibat adanya selisih paham antara pemilik lahan Oppu Putra Siringoringo (Buyung), keberatan atas pemecatan sepihak oleh Dinas Peternakan dan Perikanan atas anak kandungnya sendiri. Lammiduk siringoringo yang merupakan anak dari Oppu Putra Siringoringo adalah karyawan harian lepas yang dipekerjakan sudah bertahun tahun di Balai Benih Ikan yang terletak di Desa Janji Hutanapa itu. 

Mengetahui hal ini, Oppu Putra langsung keberatan, alasanya karena pihaknyalah pemberi lahan BBI  sekarang untuk diolah menjadi Balai Benih Ikan hingga sekarang.

Mengutip perkataan Oppu Putra. Sumber air kolam tersebut adalah berasal dari  areal persawahan miliknya di hulu puncak sumber air, akibat merasa kesal atas pemberhentian anaknya hingga sumber air miliknya tidak dioptimalkan sedia kala.

"Memang, ada kekurangan anak kami. Tapi jangn langsung di pecat lah, kan lahan ini semuanya adalah hibah yang kami berikan ke pemerintah. Diawal juga pada saat pemberian lahan, sudah kami diskusikan dengan baik, kalau tenaga atau pekerja disini mengutamakan putra daerah," Ucapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan  Luhut Marbun. SP melalui Kepala Bidang Perikanan Rudi TH.  Simamora SPi mengaku, jikan hal ini sudah diketahuinya. Dan sudah selesai permasalahan tersebut didiskusikan.

"Memang kalau yang disebutkan pemberdayaan putra daerah, sekarang disana ada kita pakai juga namanya Ganti Siringoringo. Tapi intinya, kita sudah berdamai, dan bicara baik-baik di Polres Humbahas baru baru ini. Pihak pemilik lahan juga  sudah melakukan kesepakatan dan sudah berjanji akan memnyalurkan  kembali seperti sedia kala air melewati areal persawahan miliknya. Dan kalau sekarang airnya juga sudah berjalan normal," ucap Rudi.

Dan, Rudi mengaku, sebenarnya bukan melakukan penyetopan anggaran dalam operasional di BBI seperti yang pernah terkabar sebelumnya.  Namun ia menjelaskan kalau biaya operasional tidak ada sama sekali, namun yang ada biaya pengadaaan pakan dan honor tenaga non PNS di BBI. 

"Biaya operasional tidak ada, bukan di stop yang ada hanya biaya pengadaan  pakan dan honor tenaga non PNS " Jelasnya. (Abed Ritonga)

Komentar
Berita Terkini