Doloksanggul (Pelita Batak): Dihadiri berbagai media Surat Kabar, Online dan Elektronik yang bertugas di wilayah Humbanghasundutan SMA 1 Doloksanggul disampaikan sejumlah program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang akan di capai sekolah tersebut oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Doloksanggul, Drs Jonny U Simanjuntak.
Temu ramah tamah tersebut baru pertama kali digelar atau baru kali ini digagas di sekolah SMA yang ada di Humbanghasundutan.
Dalam acara ini, selain berbagai program yang disampaikan oleh kepala sekolah kepada awak media. Pihaknya juga berharap berbagai masukan dari kalangan pers khususnya dalam memajukan pendidikan khususnya di sekolah negeri tersebut.
Jonny dalam kesempatan itu juga menyampaikan pihaknya siap menerima segala bentuk kritikan demi pengembangan kultur sekolah memajukan pendidikan di sekolah tersebut saat menjamu wartawan dari sejumlah media cetak maupun online pada acara coffe morning, Rabu 3 Oktober 2018 pagi, di salah satu ruang praktek belajar siswa/i SMA N 1 Doloksanggul.
"Kehadiran Bapak/Ibu sekalian sangat penting bagi kami. Kami percaya segala bentuk kritikan yang disampaikan rekan-rekan media maupun dari pihak luar, itu semua demi kemajuan sekolah yang kita banggakan ini. Untuk itu kami siap dikritik bila perlu dilakukan," sebut Jonny.
Di kesempatan yang sama, Jonny juga menyinggung tentang kurangnya tenaga pendidik(guru) saat ini di sekolah dimaksud.
"Saat ini tenaga guru kita sebenarnya belum cukup. Termasuk guru bidang studi tapi Matematika, Sejarah, dan Senibudaya. Tetapi hal ini sudah kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, semoga cepat nantinya di respons guna dalam melengkapi guru disekolah ini. Karena informasi yang kami dapatkan kalau untuk formasi CPNS tahun ini hanya satu orang guru yang ada nantinya, yaitu guru Bahasa Indonesia," paparnya.
Didampingi para Wakasek (Wakil Kepala Sekolah) dan tenaga pengajar lainnya, Jonnny menyebut kegiatan coffe morning kali itu adalah pertama kalinya dilakukan SMA N 1 Doloksanggul, sebagai terobosan mengingat pentingnya peran pers dalam menguatkan pendidikan serta memajukan kebudayaan di sekolah yang kini dipimpinnya melalui segala bentuk publikasi kegiatan sekolah hingga prestasi yang diraih siswa/i berikut program jangka pendek dan jangka panjang.
"Kita menginginkan kerjasama bersinergi dengan media sesuai keterbukaan informasi publik. Apa visi misi SMA N 1 Doloksanggul sekarang untuk kami laksanakan, kita percaya rekan wartawan akan berperan sesuai tupoksinya," katanya.
Di kesempatan itu. cffe morning yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait banyaknya para Kepsek maupun guru-guru yang selama ini alergi dengan kehadiran wartawan saat melakukan liputan ke sekolah, diharapkan Jonny kedepan agar bisa menjalin hubungan baik dengan wartawan, terutama sebagai pemberi informasi yang positif mengenai seputar dunia pendidikan.
"Para Kepala Sekolah atau Guru seharusnya jangan alergi kepada wartawan. Jika ada yang ingin dikonfirmasikan, coba diterima sambil diberi senyuman, jangan menghindar atau malah bersembunyi. Informasi itu sangat penting dan sudah menjadi kebutuhan saat ini," ujar Jonny.
Dikatakannya, selama menjabat menjadi Kepsek di beberapa SMA lainnya, dirinya sangat senang jika kedatangan rekan-rekan media, karena selama ini bermitra dengan baik. "Sudah beberapa sekolah pernah saya pimpin, saya selalu bermitra dengan wartawan. Selama komunikasi yang baik terus dijalin, justru akan menguntungkan sekolah itu sendiri," paparnya.
Jonny pun menegaskan, kerjasama yang harmonis antar lembaga pendidikan dengan para jurnalis akan memberikan dampak positif, minimal bagi sekolah tersebut. "Ya, pokoknya Kepala Sekolah atau Guru harus bisa bersinergi dengan wartawan, apalagi wartawan itu membawa dampak positif bagi sekolah. Sekalipun kritikan itu pedas, kita harus siap terima," pungkasnya.(Tim)