Dusun Nambaria Kec.Parlilitan Butuh Perhatian Pemkab Humbang Hasundutan

Administrator Administrator
Dusun Nambaria Kec.Parlilitan Butuh Perhatian Pemkab Humbang Hasundutan
Rikjon Simanullang | Pelita Batak
Dusun Nambaria Kec.Parlilitan Butuh Perhatian Pemkab Humbang Hasundutan

Humbang Hasundutan (Pelita Batak):

Beredarnya video viral mengenai seorang ibu yang baru melahirkan menuju tempat tinggalnya yang di tandu warga dusun nambaria Desa Sihas Toruan, Kecamatan Parlilitan kabupaten Humbang Hasundutan menjadi topik Perbincangan warga Masyarakat kabupaten Humbang Hasundutan.

Pasalnya terlihat di foto yang viral terlihat jalan yang begitu hancur dan berantakan sehingga tidak bisa dilalui roda empat.

Media ini yang langsung terjun lokasi , Jumat (25/6/2021) melihat betapa seramnya dan bahaya jalan menuju Dusun nambadia,dimana jalan yang begitu terjal sehingga tidak bisa di lalui mobil dan ketika hujan datang maka tidak bisa di lalui sepeda motor sehingga sangat merugikan Perekonomian masyarakat setempat.

Fransiska waruhu (36) ibu yang di tandu dari puskesmas parlilitan ketika di mintai keterangan di tempat tinggalnya meminta agar pemerintah lebih sigap menanggapi keluhan masyarakat.

"Syukur kepada Tuhan masih di beri panjang umur kepada saya dan keluarga saya.berharap kedepan pemerintah bisa lebih sigap dan lebih tanggap akan keluhan kami sebagai masyarakat, karena apa yang baru saya alami, itu sebagai kenanganlah bagi saya dan keluarga."Tukasnya.

Diceritakan suami fransiskan waruhu, Naik Harianja (40) bahwa karena bahayanya jalan sehingga takut membawa naik sepeda motor istrinya.

"Anak kami yang ketiga ini melahirkan di Puskesmas Parlilitan dan setelah di nyatakan bisah pulang oleh pihak kesehatan sehingga kami pulang berjalan kaki menuju kerumah,namun di perjalanan istri saya merasa kelelahan dan ketika itu beberapa warga melintas saya minta tolong kepada mereka agar istri saya di tandu menuju ke rumah, atas hal itu saya sangat berterimakasih kepada mereka" tandasnya.

Eliabzan Sihotang Camat Parlilitan yang ketepatan berada di lapangan didampingi pejabat Desa Nambadia dan juga beberapa perangkat desa dan dari pihak kesehatan ketika di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Iah benar ceritanya, namun sebelumnya kita sudah pernah mengajukan ke Dana Desa dan juga APBD Kabupaten Humbang Hasundutan ketika saya baru menjabat di Kecamatan ini memang terealisasi namun bertahap, pertama pembukaan jalan dan tahun berikutnya pengerasan jalan dan pada tahun 2019 penerangan yakni memasukkan jaringan listrik dan semoga tahun 2021 ini ada pembangunan di dusun ini karena mengingat adanya persoalan besar di negara kita ini yakni virus covid 19 yang sangat mengganggu bagi kita termasuk di Kecamatan kita ini.terangnya.(Rikjon Manulllang)

Komentar
Berita Terkini