Baginda P L. Gaol Diskusi Soal Humbahas yang Visioner di Era Industri 4.0

Administrator Administrator
Baginda P L. Gaol Diskusi Soal Humbahas yang Visioner di Era Industri 4.0
ist|pelitabatak
Baginda L. Gaol SH, MH, Jadi Pane, S.Pd, MM foto bersama dengan kaum Anak Muda asal Humbahas setelah selesai Diskusi terbatas tentang Humbahas yang Visioner
Medan (Pelita Batak):
Saya punya tanggung jawab moral untuk membentengi adek-adek anak muda Humbang Hasundutan melalui peran kepemimpinan mengenai Bupati Humbas di era Industri 4.0 yang visioner, karena itu adalah utang saya kepada Humbahas. Hal itu ditegaskan oleh Baginda Lumbangaol SH, MH Tokoh Sumatera Utara yang saat ini masih aktif Kepala Jaksa Tinggi Kalimantan Barat yang berasal dari Siranggason, Onan Ganjang Humbang Hasundutan kepada anak-anak muda dalam diskusi terbatas tentang Humbahas Yang Visioner di Era Industri 4.0 yang dilakukan di Coffe Town, Medan, (15/09/2019).

Baginda Lumban Gaol dengan bangga dan merasa terpanggil bisa menjadi bagian dari upaya menghantar anak-anak muda asal Humbang Hansundutan untuk bisa eksis, berkontribusi di era Industri 4.0 saat ini. Pada acara ini Baginda didampingi Jadi Pane, S.Pd, MM yang juga senioran GMKI dan GAMKI serta sekretaris eksekutif RE Foundation dan rombongan lainnya mengatakan Humbang Hasundutan belum ada mengalami kemajuan yang benar-benar  signifikan dirasakan masyarakat, baik dari pendidikan, kesehatan dan pertanian. Oleh karenanya bahwa tiga hal itu (Kesehatan, Pendidikan, Pertanian/Ekonomi Rakyat). Dimana pelayanan terhadap masyarakat harus ditingkatkan, dan secara khusus dalam program pendidikan akan ada acara Paborhatton Parsikkola bagi anak-anak Humbahas yang akan melanjut ke perguruan tinggi di luar humbahas.

Dikesempatan itu, Mader Hasugian selaku kordinator dari kalangan muda HH, menyorot hal-hal yang sangat fatal saat ini belum tersentuh yaitu masih banyak dusun belum teraliri listrik ada hampir 30 dusun padahal saat ini pembangunan PLTMH sedang digencar-gencarkan dan jaringan telkomsel di kec. Tarabintang yang sama sekali belum mendapat sinyal, juga transpoertasi ke desa2 yang terbelakang, padahal ini sudah kebutuhan masyarakat saat ini.

Baginda P Lbn Gaol mengatakan persoalan banyak nya dusun belum teraliri listrik dan jaringan Telkomsel, ini sebenarnya bisa dituntaskan Bupati, soal listrik dilobby ke PLN pusat, soal Telkomsel dilobby ke Kominfo karena sudah ada program internet masuk desa, tapi melihat keseriusan Bupatinya juga. Kalau tidak serius ini tidak akan jalan, apalagi persoalan ini bukan hal yang sulit disaat program Pemerintah pusat Listrik masuk desa, belum lagi persoalan lainnya, tambahnya. Baginda dihadapan puluhan pemuda menjelaskan akan Serius membangun Humbang Hasundutan jika kelak diberi mandat oleh masyarakat Humbahas, tegasnya.

Sonang Marbun mahasiswa dari Tarabintang juga mempersoalkan manajemen RSU Dolok Sanggul yang sangat jauh diharapkan yang pernah dialaminya sendiri saat keluarganya dirujuk dr RSU Dolok Sanggul ke Rs Murni teguh. Sampai di medan, pihak Murni Teguh mengatakan belum ada kordinasi dari Dolok Sanggul, sehingga mereka menunggu lagi. Mendengar kejadian yang dialami sonang, Baginda prihatin melihat manajemen RS dolok sanggul dan saat itu juga dia siap membantu memediasi ke RS jika ada yang sakit sepanjang memiliki KIS atau BPJS.

Dalam dialog yg terlihat dlm suasana kekeluargaan tersebut dari kalangan muda yg berasal dari Dolok Sanggul, Bakti Raja, Pakkat, Parlilitan Dan Tara Bittang, diantaranya hadir, Raja Bema Manalu, Hotbe Hasugian, Clinton Sibarani, Rinto Sinambela, Ayu sinambela, Juliaster marbun, Rafika Sitanggang, Veronika Tambunan, Lamria simamora, Sonang marbun dan lainnya. Dialog berlangsung dengan hikmat dfan Baginda L. Gaol mengatakan ini sebagai lierasi politik bagi kaum muda Humbahas, tegasnya.(*|TAp)
Komentar
Berita Terkini