Scripture Band, Karakter Musik Bergenre Etnik Modern

Administrator Administrator
Scripture Band, Karakter Musik Bergenre Etnik Modern
Nia simanullang

Medan (Pelita Batak):

Scripture merupakan sebuah band yang berasal dari Universitas Sumatera Utara dimana para pemainnya jurusan Etnomusikologi dan Satra Batak. Mereka adalah Sardo Nababan (Vocalis), Sandi Sinaga (Gitarist), Andreas Sinaga (Drummer), Roland Tobing (Seruling), Andre Yohanes Saragih (Taganing), Ananda Nainggolan (Keyboardits), Fransiskus Giawa (Bass).

Berawal dari lomba USU JAZZ Festival dan lomba akustik, sekelompok anak muda dari Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara ini berinisiatif untuk membentuk sebuah band untuk memeriahkan Festival tersebut.

Awalnya Scipture band bernama Etnokustik yang diprakarsai oleh Joko Nainggolan, Saad, Hardy, Cristoper, dan Sandy Sinaga.  Lalu setelah adanya pertimbangan sesama anggota lainnya, Etnokustik berubah menjadi Scripture. Scripture sendiri artinya Kitab suci, nama ini dibuat agar para pemain Scripture Band bermain sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya masing-masing.

Mereka melihat para generasi muda semakin lama semakin terkikis akan budaya terhadap leluhur budaya nya. Oleh sebab itu, Scripture Band memilih genre etnik-modern agar mereka berharap para generasi muda mecintai budaya yang mereka miliki dan tidak mudah terpengaruh oleh masuknya budaya asing dari luar.

Dengan motto "Jangan pernah lupakan budaya kita" membuat Scripture Band semakin optimis untuk berkarya lebih banyak lagi, agar semakin banyak para generasi muda mencintai budaya terutama pada musik Batak. Dengan memiliki tekad yang besar menjadi musisi yang hebat dan terkenal, mereka ingin memperkenal kan music Batak ke manca Negara.

Seruling dan Tagading pun merupakan alat musik Tradisi Batak yang menjadi kekuatan mereka. Dengan mengaransement lagu-lagu pop modern dengan diiringi alat musik modern seperti Gitar, bass, drum, keyboard dan dikolaborasikan dengan alat musik tradisi membuat mereka mendapatkan banyak prestasi.

Prestasi yang mereka dapatkan diantaranya adalah juara II pada Festival Pesona Indonesia (2017), juara harapan I USU Jazz (2017), juara II USU Akustik (2017), juara I Festival Fakultas FMIPA (2018), juara I Festival KPU (2018), juara I Festival Volexfest (2018), juara I Festival Fakultas FMIPA (2018), juara I Festival KPU (2018), juara I PRSU Festival (2018), juara I Megapark Festival Movet (2019), juara harapan II Festival Musik Etnik  (2019) dan juara I Festival KPU (2019).

Dengan keperdulian yang dituangkan dengan alat musik tradisi dan genre musik etnik Batak, Scripture berharap para generasi muda mencintai dan perduli akan tradisi lelulur mereka.(Nia)

Komentar
Berita Terkini