Bedah Buku

‘'HKBP Is HKBP’ Jawaban Tentang Apa dan Siapa HKBP 

Administrator Administrator
 ‘'HKBP Is HKBP’ Jawaban Tentang Apa dan Siapa HKBP 
Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing saat peluncuran bukunya berjudul HKBP is HKBP di Jakarta, Jumat (19/8/2016)
Pelita Batak :

Jelang Sinode Godang HKBP, salah seorang kandidat Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing meluncurkan buku yang berjudul “HKBP Do HKBP, HKBP Is HKBP” di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Panelis yang membedah buku tersebut adalah Prof. Dr. Ratlan Pardede, Dr. Jupiter Sitorus Pane, Dr Nelson Simanjuntak, SH, MSi, dan Pdt Edison Simanungkalit serta dipandu oleh Ir Nelson Pakpahan, MM.

Sebelum bedah buku, Pdt Dr Darwin Lumbantobing memaparkan perkataan “HKBP Do HKBP, HKBP Is HKBP” yang menjadi judul buku ini merupakan perkataan yang pernah dicetuskan oleh Ephorus HKBP Pdt. Dr. Justin Sihombing. 

Perkataan itu terlontar, lanjut dia, manakala HKBP hendak masuk menjadi anggota Lutheran World Federation (LWF), yang ternyata menjadi pergumulan teologis tersendiri bagi HKBP, apakah sebenarnya makna yang terdalam dari ungkapan itu. 

“Hingga kini saya tidak pernah mendapatkan penjelasan langsung dari Ephorus Justrin Sihombing terkait perkataan itu. Namun, dia meyakini dibalik perkataan itu ada makna teologis. Ini ungkapan futuris bagi saya” kata Ketua Rapat Pendeta HKBP ini.  

Menurut Darwin, buku yang terdiri dari empat bab ini mengulas soal teologi HKBP, sturktur organisasi HKBP, Injil masuk adat Batak, dan Gereja, Negara dan Dunia.

Buku ini, kata Darwin yang pernah menjabat dua kali sebagai Rektor STT HKBP ini, merupakan jawaban langsung tentang apa dan siapa HKBP. 

“Semakin mendalami ungkapan HKBP Do HKBP, maka semakin terlukiskan keluarbiasaan HKBP yang dibimbing oleh Tuhan Yesus Kristus. Ternyata Tuhan Yesus betul-betul bekerja untuk HKBP,” kata dia, “Luar biasa Tuhan menjadikan orang Batak menjadi pengikut Kristus.”

Diakhir penjelasannya, Darwin menegaskan, “HKBP is HKBP juga berarti bahwa HKBP bukan GPIB atau HKBP bukan GKI atau HKBP bukan Katolik.”

Menarik manakala buku ini mendapatkan sambutan positif dan apresiasi langsung dari Ompui Ephorus HKBP Pdt Willem TP Simarmata dan dua Ephorus Emiritus yaitu Pdt. Dr. JR Hutauruk dan Pdt. Dr. PWT Simanjuntak dalam sambutan tertulisnya dalam buku tersebut. 

Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata, MA, dalam sambutannya, mengatakan Buku “HKBP Do HKBP, HKBP is HKBP” ini merupakan jawaban langsung tentang apa dan siapa HKBP. 

“Apa yang telah diperbuat Tuhan Yesus Kristus, Raja Gereja, terhadap HKBP dan bagaimana HKBP merespons perbuatan dan karya keselamatan yang diperbuat Kristus tersebut,” kata Ephorus HKBP periode 2012-2016 ini.

Karena itu, tambah Willem, buku ini layak dibaca dan disarankan untuk dimiliki semua pelayan HKBP, pendeta, guru jemaat, bibelvrouw, diakones, evangelis dan sintua yang melayani di HKBP dan di gereja lain.  

Sementara itu Pdt. Dr. JR Hutauruk mengatakan judul buku ini, HKBP Do HKBP, HKBP Is HKBP, dipilih penulis untuk menarik perhatian kita. 

“Namun, didalamnya penulis berhasil menunjukkan ketajaman analisis teologis dalam mengungkapkan pengalaman berteologinya sebagai buah dari autobiografi teologi. Ini benar-benar merupakan hasil karya yang sangat gemilang dan berkesinambungan upaya berteologi dari masa misionaris sampai masa kini. Kita sangat menyambut kehadiran buku ini dalam deretan buku teologi di HKBP,” kata Ephorus HKBP periode 1998-2004 ini.

Pdt. Dr. PWT Simanjuntak juga menyatakan ketertarikannya terkait pemahaman makna ungkapan HKBP Do HKBP yang ditulis Pdt Darwin Lumbantobing. 

“Saya benar-benar menjadi sangat tertarik dan bersimpati,” kata dia.

Menurutnya, isi buku “HKBP Do HKBP, HKBP Is HKBP” sebagian berkaitan erat dengan tata gereja (struktur organisasi) HKBP, yang dikenal dengan nama Aturan dan Peraturan HKBP 2002, yang kini telah dua kali diamandemen. (R1)
Komentar
Berita Terkini