SMK Bina Prestasi Jadikan Bulan Bahasa sebagai Momentum Penguatan Literasi dan Pelestarian Budaya

Administrator Administrator
SMK Bina Prestasi Jadikan Bulan Bahasa sebagai Momentum Penguatan Literasi dan Pelestarian Budaya
Ist | Pelita Batak
SMK Bina Prestasi Jadikan Bulan Bahasa sebagai Momentum Penguatan Literasi dan Pelestarian Budaya

Bekasi (Pelita Batak):

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, SMK Bina Prestasi menyelenggarakan berbagai perlombaan edukatif dan kreatif yang melibatkan para siswa. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Bina Prestasi ini menghadirkan delapan cabang perlombaan sebagai upaya mengembangkan kemampuan berbahasa, kreativitas, literasi, serta keberanian peserta didik.

Adapun delapan cabang perlombaan yang diselenggarakan meliputi Musikalisasi Puisi, Presentasi Bahasa Indonesia, Presentasi Bahasa Inggris, Story Telling Bahasa Indonesia, Story Telling Bahasa Inggris, Podcast Bahasa Indonesia, Podcast Bahasa Inggris, dan Drama Nusantara.

Beragam perlombaan tersebut dirancang untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan potensi, baik di bidang sastra, komunikasi, seni pertunjukan maupun kemampuan berbahasa asing.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba Drama Nusantara. Dalam cabang ini, para siswa menampilkan tiga cerita rakyat legendaris Indonesia, yakni Asal Usul Candi Prambanan, Keong Mas, dan Legenda Batu Menangis.

Ketiga cerita tersebut bukan sekadar pertunjukan seni peran, tetapi juga mengandung pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang relevan untuk membentuk karakter generasi muda.

Dalam cerita Asal Usul Candi Prambanan, yang berkaitan dengan legenda Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso, terkandung pesan tentang pentingnya kejujuran, menepati janji, serta menghindari tipu muslihat untuk mencapai keinginan. Kisah ini juga mengingatkan bahwa ambisi yang tidak terkendali dapat membawa akibat buruk.

Sementara itu, cerita Keong Mas mengajarkan tentang kesabaran, ketulusan, dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai cobaan kehidupan. Kisah ini menggambarkan bahwa kebaikan hati dan ketabahan merupakan nilai penting dalam menjalani kehidupan, sedangkan iri hati dan niat jahat bukanlah jalan untuk memperoleh kebahagiaan.

Adapun Legenda Batu Menangis menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menghormati, menyayangi, dan berbakti kepada orang tua. Cerita ini menggambarkan akibat buruk dari kesombongan dan sikap durhaka seorang anak yang tidak mau mengakui ibunya sendiri.

Melalui pementasan ketiga cerita rakyat tersebut, siswa tidak hanya dituntut menguasai seni peran dan dialog, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya serta pesan kehidupan yang terkandung dalam setiap cerita.

Kepala SMK Bina Prestasi, Maulana Putra, SE., menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Bahasa memiliki arti penting dalam dunia pendidikan. Menurutnya, kemampuan berbahasa dan berkomunikasi merupakan bekal mendasar bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

"Kami ingin menjadikan kegiatan Bulan Bahasa bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi wadah bagi siswa untuk menggali potensi, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris."

"Melalui delapan jenis perlombaan ini, kami memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka. Khusus Drama Nusantara, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus mengenalkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Indonesia," ungkap Maulana Putra.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, kreativitas, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia.

Peringatan Bulan Bahasa di SMK Bina Prestasi menjadi gambaran bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membangun budaya literasi sekaligus menjaga eksistensi bahasa dan budaya bangsa. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh budaya global, penguatan literasi, sastra, serta kemampuan berbahasa menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Melalui delapan cabang perlombaan tersebut, SMK Bina Prestasi menegaskan bahwa peringatan Bulan Bahasa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk membangun kreativitas, karakter, kompetensi, dan keberanian generasi muda dalam berkarya serta berprestasi.

Bulan Bahasa bukan hanya tentang merangkai kata, tetapi juga tentang membangun karakter, melestarikan budaya, dan mempersiapkan generasi muda yang berdaya saing serta berkepribadian luhur.(Polman Manalu)

Komentar
Berita Terkini