Pada saat muncul pikiran dan usaha supaya golongan pendeta mengurusi urusan organisasi kepemimpinan di HKBP melalui rapat Pendeta dan kuasa Ephorus saat ini, maka ada baiknya rintihan tokoh gereja, Bishop Dr. Andar Lumbantobing kita jadikan representasi pendahulu para tokoh gereja sebagai pemimpin yang melayani di gereja Tuhan di Indonesia dan sebagai suara profetis figuralnya berikut ini: "Tu dia hita maporus, tu ise hita mangalualu? Tu pingkiranta do, tu gogonta do, tu hamaloonta do, tu hagogoonta do manang tu huaonta? 1. Ndang marhuaso manang ise pe jolma di HKBP, ai Huria ni Tuhanta do i, ai Ibana do na marhuaso disi. Ibana do nampuna Huria i, songon Ibana nampuna au asa marhuaso di diringku dohot di sude na pinasahatNa tu ahu. 2. Na jinou do hita ganup, sude ruas, sude parhalado, dijou mangula di porlakna. NDANG LAHO MARHUASO DI PORLAKNA..."
Imbauan Bishop Dr. Andar Lumbantobing di atas seolah-olah mengatakan bahwa sampai di sinilah uraian dan tanggapan tentang isi sebuah tulisan dalam "Buku Panduan Seminar Ekklesiologi HKBP Wilayah II", dengan harapan agar roh untuk 'membagi-bagi tubuh Kristus' itu hendaknya jangan menguasai pribadi, pikiran dan kegiatan para pendeta HKBP, khususnya para pemimpin HKBP dari golongan pendeta.
PenutupPesan profetis rasul Paulus kepada jemaat di Galatia dihadirkan menjadi penutup tulisan ini: "Hai anak-anakku, karena aku menderita sakit bersalin lagi, 'sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu" (Gal 4:19). Biarpun kita kini hidup di abad ke-21, tetapi pesan profetis yang dikumandangkan pada abad pertama itu masih berlaku bagi kita.
Pada saat pertobatan kita melalui baptisan yang sudah kita terima 'di dalam Kristus'-'morphotee Christos hen humin' (Gal 5:6; Rom 16:7), dan Kristus berdiam dalam diri kita 'selaku pola dan kuasa hidup' kita yang baru. Itulah yang dirindukan oleh rasul Paulus dan para pelayan Tuhan lainnya dalam sejarah gereja Tuhan di dunia ini.
Tuhan Yesus Kristus meninggalkan damai untuk setiap orang yang percaya padaNya, itulah yang selalu memberikan kekuatan bagi kita untuk saling berbagi pikiran dan pendapat tanpa membangkitkan batas-batas 'kawan dan musuh'. Kita semuanya bersaudara dalam Kristus. (Selesai)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified