Sepanjang tatakelola Pakter Tuak atau Lapo ini dilakukan menejemen yang baik dan benar, diberikanlah batasan yang jelas dan kegiatan apapun disini sebaiknya sepengetahuan aparat pemerintah setempat. Maka, kehadirannya menjadi berkat dan sumber kesejahtraan bagi pemilik lapo dan petani tuak/aren serta peternakan yang dijadikan konsumsi ditempat ini. Sebaliknya, jika ada kegiatan yang berlebihan, sehingga pakter dianggap sebagai tempat bebas sebebasbebasnya, maka kegiatan ini menjadi merugikan sebab akan menuburkan ketidakdisplinan masyarakat setempat terlebih jika dijadikan berjudi dan narkoba
Sebaiknya lapo atau pakter in sudah harus dijauhkan dari kesan negatif, sebagai pertemuan orang batak atau diluar batak untuk sekedar sekali lagi sekedar ngoppi, bertemu antar bapak bapak, atau keluarga dalam waktu tertentu saja. Pembicaraan positif atau tukar informasi itu bagus. Terlebih digunakan untuk mengkaji suatu masalah pertanian, kemajuan tehnologi, informasi harga dan apa saja yang berkaitan dengan tukar informasi maka kehadiran Lapo ini menjadi positif. (Jakarta, 18 April 2017, Ronsel LM Pasaribu,Ketua Umum FBBI)