Terkait Suara Caleg PDI P "Hilang", Akhirnya Terbukti

Administrator Administrator
Terkait Suara Caleg PDI P "Hilang", Akhirnya Terbukti
Adol Rumaijuk | PelitaBatak.com
Proses pencocokan data ulang dalam kertas plano dengam data yang dimiliki saksi di Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu Serentak 2024 tingkat Kota Medan, Senin (4/3/2024)

Medan (Pelita Batak):

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menganulir permintaan pemeriksaan kertas plano Pemungutan Suara di Kecamatan Medan Belawan oleh saksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Budi, pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu tingkat kota Medan di Le Polonia Hotel, Minggu (3/3/2024). Adanya perbedaan hitungan internal partai, Bawaslu Kota Medan dan yang disajikan di D Hasil oleh PPK Kecamatan Medan Belawan.


Dalam rapat, Budi mengajukan keberatan dan menyebutkan bahwa data hitungan untuk Caleg DPRD Provinsi Sumut Nomor Urut 1 di internal partai 912 suara, kemudian ditimpali Bawaslu Medan diprogres 90% hitungan jumlah suara untuk caleg tersebut 827 suara, sementara D Hasil jumlah suara yang diperoleh 522 suara.

Setelah skors rapat dibuka oleh Ketua KPU Medan Mutia Atiqa, Senin (4/3/2024), disepakati agar PPK Medan Belawan membuka kertas plano untuk dicocokkan dengan data yang dimiliki saksi Caleg PDI Perjuangan. Sesuai dengan kesepakatan rapat, plano dibuka dan dikroscek satu per satu dengan mebandingkan kedua data disaksikan oleh Bawaslu Kota Medam dan Panwascam Medan Belawan.

Namun setelah dilakukan pencocokan ulang data, jumlah perolehan suara yang awalnya disebut mencapai 912 suara ternyata tidak terbuktikan. Sehinngga ditetapkan bahwa perolehan suara telah sesuai dengan D hasil yang disajikan PPK.

Setelah pemeriksaan ulang kertas plano, Mutia Atiqa sebagai pimpinan rapat menanyakan kepada pihak yang keberatan dan Bawaslu. "Apakah masih ada perbedaan setelah kita periksa bersama? Ini sudah clear. Bagaimana tanggapan saksi?" katanya. Budi pun menjawab bahwa sejauh ini pihaknya bisa menerima.

Senada Komisioner Bawaslu Ferlando Jubelito Simanungkalit menjawab pertanyaan pimpinan rapat bahwa hal itu bisa diterima. "Kita sudah sama-sama koreksi, dan sudah sesuai," ujarnya.

Usai rapat, Ferlando mengatakan bahwa pihaknya akan tetap melakukan penelitian seiring dengan adanya dugaan perbedaan data tersebut. Namun sesuai dengan prosedur, sudah berjalan dengan baik.(Tap)

Komentar
Berita Terkini