Pengprov Pertina Sumut Berkomitmen Lakukan Pembinaan Atlet dengan Merangkul Semua Elemen

Administrator Administrator
Pengprov Pertina Sumut Berkomitmen  Lakukan Pembinaan Atlet dengan Merangkul Semua Elemen
IST|Pelita Batak
Pengprov Pertina Sumut Berkomitmen Lakukan Pembinaan Atlet dengan Merangkul Semua Elemen

Medan (Pelita Batak):

Pascapelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Utara pada 19 Februari 2022 yang sah menurut AD/ART, telah memilih Ketua Pengprov Pertina Sumut yaitu Sabam Parulian Manalu,SE,PHD. Susunan kepengurusan telah diajukan ke Pengurus Pusat (PP) Pertina dengan terlebih dahulu meminta rekomendasi dari KONI Sumut. Meski masih dalam tahapan penerbitan Surat Keputusan (SK), kegiatan pembinaan dan pelatihan atlet terus berjalan menyesuaikan dengan program jangka panjang yang ditentukan oleh KONI khususnya dalam menyongsong PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024.

"Kita hanya ingin berbuat yang terbaik untuk prestasi tinju di masa yang akan datang. Di PON Papua kemarin, kita hanya mampu membawa satu medali emas, begitupun, kita optimis dengan pola latihan yang sedang berjalan, akan mendongkrak prestasi di hari mendatang," ujar Ketua Umum Pengprov Pertina Sumut, Sabam Parulian Manalu,SE,PHD kepada wartawan di Medan, Jumat (22/4/2022).

Ditanya terkait masih ada oknum yang mengatakan bahwa kepengurusan saat ini tidak pada tempatnya, Sabam mengatakan opini itu sangat tidak berdasar. Sebab, KONI Sumut sendiri sudah mengeluarkan rekomendasi untuk penerbitan SK Pengprov Pertina Sumut periode 2022-2026. Hal itu sesuai dengan Surat Rekomendasi KONI Sumut Nomor 07/REK-ORG/KONI-SU/IV/2022 tanggal 13 April 2022 perihal Rekomendasi Kepengurusan Pertina Prov.Sumut masa bakti 2022-2026. "Tidak ada yang perlu dikomentari lagi, kita mengajak siapa saja yang mau mengurus tinju di Sumut ini. Bukan hanya jadi ketua, banyak sektor yang dibutuhkan untuk membangun tinju," ujarnya.

Kemudian Sabam juga menjelaskan, bahwa apa yang ditudingkan kepada pihaknya sangat tidak berdasar. Dimana ada oknum yang dengan sengaja mau merusak dunia tinju di Sumut dengan mengatakan bahwa lima SK Caretaker Pengurus Kabupaten di Sumut diterbitkan oleh Tim Caretaker Pertina Sumut yang diketuainya saat itu. "Tidak ada tim caretaker menerbitkan SK Caretaker Pengkab/Pengkot. Jadi jika ada yang mengatakan itu, itu adalah penipuan dan pembodohan publik. Kita bisa bayangkan, ada orang yang mengaku mau memperbaiki tinju namun harus melakukan fitnah," ujarnya.

Sabam juga mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan tinju dengan mendahulukan kajian-kajian yang dapat membangun tinju. Pelatih yang dipilih adalah orang yang bisa diarahkan dan membangun tim. "Harus kita catat, pelatihan seorang atlet tinju tidak melulu harus dilakukan oleh mantan petinju. Kita tidak pungkiri ada banyak senior tinju di Sumut ini, nyatanya kita melihat cenderung ditumpangi kepentingan terselubung," ujarnya.

Ditegaskan Wakil Sekretaris Jenderal PP Pertina itu, komposisi kepengurusan dan pelatih tidak dipilih dengan sembarangan. "Kita ingin ada tim yang solid, bukan yang hanya omong doang. Terutama yang mau berkorban untuk tinju ini," ujarnya.

Kemudian ditambahkan Adol Frian Rumaijuk,STP,MMA selaku Panitiz Musprov Pengprov Pertina tahun 2022, agar masyarakat tidak terjebak dengan pembangunan opini yang dilakukan oknum-oknum yang tidak ingin Pertina Sumut berjalan dengan baik. "Kami selaku panitia saja sedikit heran, saat Musprov kemarin ada kelompok yang memfasilitasi peserta dengan seragam saat menghadiri musprov. Panitia tidak menyediakan akomodasi berupa penginapan karena memang agenda rapat hanya pemilihan ketua, sehingga tidak perlu dilakukan lebih dari satu hari," ujarnya.

Jadi, lanjutnya, sangat tidak berdasar jika ada oknum yang mengaku cinta tinju Sumut namun mengadakan huru-hara bahkan saat melakukan registrasi peserta, mencoba mengintervensi panitia. Dengan memaksakan kehendak oknum-oknum tersebut. "Hanya saja, saat itu tugas kami hanya melaksanakan Musprov, maka kami mencoba melakukan yang bisa dilakukan untuk kesuksesan musprov, dan berjalan dengan baik walau saat itu ada aksi walk out, tidak mengurangi kelancaran Musprov karena tata tertib dan quorum tah disahkan terlebih dahulu," ujarnya.(Tap)

Komentar
Berita Terkini