Guru PNS Diduga Serahkan Murid kepada Suami untuk Dilecehkan, Warga Geruduk Rumah Terduga Pelaku

Administrator Administrator
Guru PNS Diduga Serahkan Murid kepada Suami untuk Dilecehkan, Warga Geruduk Rumah Terduga Pelaku
Int
Guru PNS Diduga Serahkan Murid kepada Suami untuk Dilecehkan, Warga Geruduk Rumah Terduga Pelaku

Tanjungbalai (Pelita Batak):

Dugaan tindak kekerasan seksual terhadap seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, menghebohkan masyarakat. Kasus ini menyeret seorang guru perempuan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga membawa murid laki-lakinya ke rumah, sebelum korban diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh suami sang guru.

Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga. Pada Kamis (23/7), ratusan warga mendatangi rumah pasangan suami istri yang menjadi terduga pelaku di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, massa tampak mengepung rumah dan menuntut agar keduanya mempertanggungjawabkan dugaan perbuatannya. Polisi kemudian mengamankan pasangan tersebut untuk menghindari amuk massa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pemberitaan, dugaan kasus ini terungkap setelah korban, seorang siswa SD berinisial A, tidak masuk sekolah selama sekitar dua pekan, termasuk saat pelaksanaan ujian. Kondisi itu menimbulkan kecurigaan warga dan pihak sekolah. Guru yang bersangkutan bahkan disebut sempat mendatangi rumah korban untuk mengantarkan lembar ujian.

Kecurigaan semakin menguat ketika ibu angkat korban membawa anak tersebut menjalani pemeriksaan medis di sebuah klinik. Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan dugaan adanya luka pada tubuh korban. Dalam proses itu, korban kemudian mengungkap dugaan kekerasan seksual yang dialaminya.

Kasus ini dengan cepat menjadi perhatian publik dan memicu kecaman luas, terutama karena dugaan pelaku merupakan seorang pendidik yang seharusnya memberikan perlindungan kepada peserta didik. Berbagai pihak mendesak agar aparat penegak hukum mengusut perkara tersebut secara tuntas serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban.

Hingga saat ini, Polres Tanjungbalai telah menangani kasus tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Aparat belum menyampaikan secara rinci hasil penyidikan maupun pasal yang akan dikenakan kepada para terduga pelaku. Proses hukum masih berlangsung, sehingga seluruh dugaan tersebut masih menunggu pembuktian di hadapan hukum. (*)

Komentar
Berita Terkini