Diduga Depresi, Ayah Bacok Anak Kandung Hingga Tewas Di Gunungsitoli

admin admin
Diduga Depresi, Ayah Bacok Anak Kandung Hingga Tewas Di Gunungsitoli
Eligius Zega | PelitaBatak
Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan S.I.K didampingi Kaurbin Ops Sat Reskrim dan Kanit PPA Sat Reskrim menggelar konferensi pers pengungkapan dugaan kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Bawodesolo, Gunungsitoli

Gunungsitoli (Pelita Batak) :

Tersangka AZ (42) yang membacok anak kandungnya di Dusun Satu, Desa Bawadesolo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, hingga tewas diduga mengalami depresi akibat sakit yang tak kunjung sembuh, serta diduga depresi akibat ditinggal istrinya.

Hal itu disampaikan Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan dalam konfrensi pers yang dilaksanakan di aula Mapolres Nias, Jumat 19 November 2021.

“Dugaan sementara tersangka mengalami depresi akibat masalah penyakit yang tak kunjung sembuh dan dia juga ada masalah keluarga karena istrinya meninggalkan dia”, ujar Kapolres.

AKBP Wawan Iriawan menjelaskan kronologi sementara yakni disaat tetangga melihat tersangka pada pukul 03.45 Wib, Jumat pagi mondar-mandir depan rumahnya. Curiga dengan situasi tersebut, tetangga langsung melihat kerumah tersangka dan mendapati korban ASZ (4) terkapar bersimbah darah dengan luka sayatan dibagian leher dan pinggang.

Pada saat itu tersangka langsung diamankan tetangga dan sempat melakukan aksi bunuh diri. Polisi yang mendapat informasi langsung menuju tempat kejadian perkara.

Adapun sejumlah barang bukti yang disita Polisi dari tempat kejadian perkara berupa sebilah parang, baju, dan celana korban yang masih berlumuran darah.

“Akibat perbuatannya, Tersangka dijerat pasal 44 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara”, Terang Kapolres.

Saat ini tersangka tengah menjalani perawatan di RSUD Thomson Nias karena luka dibagian lehernya saat mencoba bunuh diri. Rencananya, Tersangka akan dibawa kerumah sakit Medan untuk menjalani observasi kejiwaan. (EZ)

Komentar
Berita Terkini