Medan (Pelita Batak):
Webinar Parsadaan Toga Manalu Boru Bere (PTMBB) Indonesia berlangsung sukses, Selasa (1/6/2021) melalui aplikasi zoom meeting. Sejumlah rumusan langkah bersama dalam upaya mewujudkan visi kepengurusan PTMBB "Membangun Masa Depan Manalu Untuk Manalu Masa Depan" terutama dalam mengambil peran penting demi pembangunan bangsa dan negara telah disepakati.


Bertepatan pada peringatan Hari Lahirnya Pancasila, webinar dengan tema "Peluang Manalu Pada Agenda Politik Nasional 2024" itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Ketua Umum PTMBB Sabam Parulian Manalu,SE,PHD di Medan. Webinar diikuti mewakili hampir seluruh wilayah Indonesia.
Para panelis yang memberikan pemikirannya adalah para putra-putri Manalu yang sudah memiliki segudang pengalaman. Diantaranya Marsma TNI (P) Raja Humuntal Manalu sebagai Tokoh Manalu, Ketua Umum PTMBB Indonesia Sabam Parulian Manalu, SE,Phd, Dosen Fisipol UHN Medan Dr Dimpos Manalu, Mantan Ketua KPU Taput Lamtagon Manalu, Aktivis Kemanusiaan Pastor Rantinus Manalu, Anggota DPRD Humbanghasundutan Sanggul R Manalu dan dimoderatori Dekan Fisipol UHN Medan Darma Manalu, MSi.




Kegiatan yang dirangkai dengan acara doa bersama tahunan Manalu yang jatuh pada 2 Juni, menyebutkan bahwa keluarga Manalu harus berperan aktif dalam upaya membangun bangsa dan negara. Diawali dengan kepedulian terhadap seluruh anggota keluarga Manalu dalam wadah PTMBB. "Sebagai warga negara yang memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dengan orang lain, Manalu harus ikut dalam pesta demokrasi secara aktif, dengan tetap mematuhi azas-azas dan perundangan yang berlaku," ujar Sabam Parulian Manalu,SE,PHD yang juga Anggota Divisi ADM dan Keuangan Yayasan HKBP Nommensen.
Hal itu selaras dengan pemaparan Dr Dimpos Manalu yang menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara yang berdemokrasi dengan sistem pemilihan legislatif dan kepala daerah yang dilakukan secara langsung oleh rakyat. Peran masyarakat sangat menentukan pemimpin selanjutnya. Untuk itulah, Manalu sebagai bagian dari masyarakat harus melek politik. Menurutnya ada problem mendasar yang terjadi saat ini, dimana kedaulatan rakyat tidak terwujud sebagaimana amanat UUD.
Kemudian Marsma TNI Purn Raja Humuntal Manalu mengatakan untuk mencapai sebuah target di masa mendatang perlu dipahami siapa dan apa diri kita saat ini. "Kita boleh bermimpi, tapi jangan menghayal. Kita gapapa cita-cita dengan strategi yang terukur," katanya sembari mengutip kata bijak Sun Tzu "Kenali dirimu, kenali lawanmu, seribu kali kamu berperang, seribu kali kamu meraih kemenangan".
Sementara Pastor Rantinus Manalu yang pernah maju menjadi calon bupati di Tapanuli Tengah mengatakan, bahwa banyak faktor yang masih mempengaruhi pilihan politik masyarakat. Sesuai dengan kultur di daerah Tapanuli, ada hal-hal yang diperhitungkan. "Kebersamaan dalam hubungan dan ikatan marga sangat besar kekuatannya. Kemudian parsahutaon, harus diperhitungkan," ujarnya.
Berbicara mengenai pilihan politik, tidak terlepas dari komitmen. Seperti dikatakan Anggota DPRD Humbahas Sanggul Rosdiana Manalu, bahwa saat pertarungan di pemilihan legislatif kemarin dia bisa merasakan perlunya komitmen dari seluruh pendukung. Namun kerap dari orang terdekat yang pilihannya jatuh ke calon lain dengan alasan masing-masing. "Kita hanya butuh komitmen, dengan kita membangun sebuah komitmen, maka cita-cita kita bersama akan bisa terwujud," ujarnya.
Lamtagon Manalu mantan Anggota KPU Taput menyebutkan bahwa secara demografi keluarga Manalu tersebar di seluruh wilayah nusantara. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk mengisi posisi strategis di seluruh wilayah Indonesia. Meski tidak sepakat dengan paham politik primordial, kenyataannya yang berjalan hingga saat ini masih konsep itu. Sistem demokrasi saat ini membuka peluang bagi Manalu untuk bisa maju dan terlibat di dalam pertarungan politik 2024. Tinggal menentukan sosok yang akan dimajukan dan didukung.
Diskusi panjang berlangsung dalam webinar ini, peserta menyampaikan apresiasi dan masukan bagi pengurus PTMBB Indonesia. Dan diakhir diskusi Sabam menyampaikan agar seluruh marga Manalu saling mendukung dan menopang. Khususnya untuk membangun bona pasogit, seluruh Manalu di perantauan harus berperan aktif.
Ketua Panitia Adol Frian Manalu,STP,MMA mengucapkan terima kasih atas keikutsertaan seluruh peserta. "Acara kita tidak selesai hari ini, kita akan berdoa bersama besok (Rabu 2 Juni), dalam rangka doa tahunan PTMBB," ujarnya sembari menutup kegiatan webinar. Turut hadir para pengurus Sekjen Jamuntal Manalu,SH, Bendum Dr Osman Manalu, SP,Msi, Wasekjen Binhot Manalu, Ketua Harian Romein Manalu,ST (Ketua PTMBB Medan), Makmur Manalu,SH (Batam) dan yang lainnya.(TAp)