Walikota Padangsidimpuan Gelar Rapat Kesiapan Menyambut Ramadhan

Administrator Administrator
Walikota Padangsidimpuan Gelar Rapat Kesiapan Menyambut Ramadhan
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Walikota Padangsidimpuan  menggelar rapat dengan Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kesiapan menyambut bulan Suci Ramadhan di Aula Kantor Walikota, Senin 20 April 2020.

Walikota Irsan Efendi Nasution dalam rapat tersebut memaparkan kondisi dari 51 ODP yang mempunyai riwayat kontak erat dari PDP 01, ada 6 Orang yang reaktif. 1 diantaranya masih dibawah umur dan perlu pendampingan orang tua, sehingga dilakukan karantina mandiri di rumahnya dan diperlakukan khusus sedangkan 5 Orang lainnya hari ini akan dilakukan karantina di Gedung Medis dan Para medis di Palopat Pijorkoling selama 14 hari kedepan.

Sesuai instruksi Presiden, Pemko Padangsidimpuan telah membentuk gugus tugas percepatan Penanganan Covid 19 dan menetapkan status bencana. 

"Untuk status kota Padangsidimpuan mulai 19 Maret ditetapkan Siaga Bencana. Kemudian tanggal 5 April s/d 18 April ditetapkan Tanggap Darurat dan akan diperpanjang hingga 21 hari kedepan," ujar Walikota.

Terkait tanggap darurat adalah menjadi tanggung jawab pemerintah, segala aspek yang menjadi dampak antara lain dampak sosial, dampak ekonomi, dan dampak kesehatan.

Status Tanggap darurat ini memudahkan langkah pemerintah untuk dapat menggunakan jaring pengaman sosial, sehingga sekitar 16 ribu Kepala Keluarga akan memperoleh sembako sebelum bulan suci ramadhan.

Selain itu Walikota juga menyampaikan sebuah gagasan peraturan Walikota untuk melakukan karantina selama 14 hari bagi pelaku perjalanan dari zona merah dan transmisi lokal sehingga mengurungkan niat bagi yang berencana pulang ke Kota Padangsidimpuan, karena kendatipun pulang maka akan dikarantina dan tidak akan bertemu dengan keluarga.

Walikota Irsan juga menegaskan, tidak akan melakukan intervensi atas himbauan yang telah dibuat oleh MUI Padangsidimpuan, kedatangan Para Ulama ini juga sekaligus memberikan kekuatan bagi Gugus Tugas untuk melakukan langkah-langkah yang tepat kedepannya.

"Kami yakin, semua himbauan yang dibuat Para Ulama adalah yang terbaik untuk umat, masyarakat kota Padangsidimpuan.

Ketua MUI Drs. H Zulfan Efendi Hasibuan menyampaikan dalam melakukan ibadah shalat tarwih selama bulan suci ramadhan akan tetap dilaksanakan namun disederhanakan menjadi 11 Rakaat saja dan mesjid akan melengkapi fasilitas yang sesuai protokol kesehatan.

Mudah-mudahan do’a umat di Bulan Suci Ramadhan ini di ijabah Allah SWT sehingga wabah pandemi ini tidak datang di Kota Padangsidimpuan.

Muhammadiyah juga menyampaikan inisiatif untuk melalukan pengumpulan Zakat Fitrah mulai 1 Ramadhan, untuk membantu kaum duafa dalam menghadapi covid-19.

Turut hadir, Sekdako Letnan Dalimunthe, Para Asisten, mewakili Kakan Kemenag, Ketua FKUB, Ketua PC NU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua BKPMRI.(Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini