Teror Bom di Gereja Katolik Medan, Orang Tua Pelaku Serahkan Akta Lahir

Administrator Administrator
Teror Bom di Gereja Katolik Medan, Orang Tua Pelaku Serahkan Akta Lahir

Medan (Pelita Batak) :
Orang tua IAH (17), pelaku teror bom dan penyerangan pastur gereja St Yosep di Jalan Dr Mansyur mendatangi Mapolresta Medan, Selasa (30/8/2016).

Mereka dipanggil penyidik untuk menyerahkan berkas akta kelahiran putranya. "Kami dipanggil untuk  menyerahkan akta kelahiran, karena anak kami masih dibawa umur," kata ayah IAH bernama Makmur Hasugian.

Makmur juga merasa sedih dengan kasus yang menimpa anaknya. "Tadi malam saya mengunjungi anakku di Polresta Medan. Badannya sudah seperti macam tape. Kasihan sekali. Sebagai orang tua, bagaimanalah arti saya sebagai bapak," ujar Makmur.

Kesedihan Makmur semakin terasa karena tidak lagi mendapati putranya kembali dari salat Isya di masjid.

"Tadi malam pun saya menangis. Setiap malam saya duduk di kursi di depan rumah menunggu anakku
selesai salat Isya apa belum. Jika belum pulang, saya belum kunci pagar," ucapnya.

Sementara, Arista mengaku tidak tahu alasan penyidik meminta mereka membawa akta lahir tersebut."Apa pun kami nggak tahu kecuali mengantar akta lahir," ucapnya.

Diberitakan, IAH diamankan di Gereja Katolik St Yosep, Jalan Dr Mansyur, Minggu (28/8) pagi.

Ia diamankan karena melakukan teror bom dan  menyerang pastur dengan pisau.(TAp)

Komentar
Berita Terkini