Sekitar 15 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Pangaribuan ke Garoga di Tapanuli Utara Rusak Berat

Administrator Administrator
Sekitar 15 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Pangaribuan ke Garoga di Tapanuli Utara Rusak Berat
Pdt Dr Robinson Butarbutar
Jalan dari Pangaribuan ke Garoga, Taput, rusak berat.
Medan(Pelita Batak): Dosen STT HKBP Pematangsiantar Pdt Dr Robinson Butarbutar menginformasikan dirinya pada Minggu kemarin, 2 April 2017, diundang melayani jemaat utama HKBP Resort Garoga, Kecamatanamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Usai ibadah dia mengadakan pembinaan untuk 31 orang penatua/pendeta yang datang dari desa-desa pedalaman di Kecamatanamatan tersebut.

 

Hasil pemantauan Pdt Dr Robinson Butarbutar, jalan raya di antara Kecamatan Pangaribuan hingga Kecamatan Garoga berjarak 31 Km. "Dari desa Pasar Baru ke kota Garoga yang berada di antara Pangaribuan dan Garoga sepanjang 18 Km rusak berat, saya tempuh dengan kenderaan Kijang LGX selama 1 jam 45 menit,"ujarnya kepada Pelita Batak, Senin 3 April 2017.

 

Menurut orang desa yang ditanyai Pdt Dr Robinson Butarbutar, kerusakan sudah berlangsung sejak periode pertama pemerintahan Bupati Taput Torang Lumbantobing (2 periode), hingga sekarang Bupati Nikson Nababan.

 

Menurut pengakuan Pendeta setempat, Pdt Jungjungan RF Sibarani, perwakilan rakyat sudah berunjuk rasa sebelumnya di depan kantor Gubernur Sumatera Utara Medan beberapa waktu lalu, tetapi tidak ada hasil. 

 

Pada pelatihan itu Pdt Dr Robinson Butarbutar menyebut-nyebut kemajuan bangsa di bawah pemerintahan Presiden Jokowi, pembangunan dari pinggiran. Namun begini reaksi seseorang (anonim) yang memberi respons yang berbeda.

 

"Kami belum merasakan pembangunan dari pinggiran oleh Bapak Presiden Joko Widodo, karena jalan ke kampung kami ini begini terus, mengakibatkan kami miskin walau daerah kami kaya dengan produk pertanian seperti kemenyan, karet, jagung kopi, dan palawija, yang tidak kami jual kepada toke-toke pemilik truk dengan harga yang tidak pantas. Kalau Bapak pendeta boleh suarakan ini kepada pihak berwenang, kami akan berterima kasih, karena seruan kami selama ini menuntut hat atas jalan  hingga unjuk rasa di depan kantor Gubsu tidak berbuah apa-apa."(R2)

Komentar
Berita Terkini