Penginjilan Mimbar Tematis Sintua HKBP

Administrator Administrator
Penginjilan Mimbar Tematis Sintua HKBP
Ist| pelita Batak

Medan (Pelita Batak):

Jumat (09/10), Tahun Pekabaran injil HKBP masih terus berjalan dan bahkan selalu disemarakkan. Salah satu kegiatan pekabaran injil di tengah pandemik ini adalah melalui kegiatan virtual. Departemen Marturia HKBP dan Panitia Tahun Pekabaran Injil HKBP yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Anna Ch. Vera Pangaribuan beberapa kali melakukan kegiatan penginjilan virtual, seperti virtual choir, lomba video penginjilan anak dan dewasa, seminar penginjilan dan pada bulan September 2020 diadakan lomba penginjilan mimbar tematis pagi para Penatua (sintua) di HKBP. 

Penginjilan mimbar tematis sintua ini berangkat dari latar belakang pelayanan sintua yang ikut serta dalam pekabaran injil. Sintua adalah pelayan tahbisan yang sudah lama dikenal oleh HKBP dan memiliki pelbagai peran dan pelayanan dalam Gereja. Sintua sebagai pimpinan jemaat, sintua sebagai sekretaris jemaat, bendahara jemaat, bagian koinonia, marturia dan diakonia. Pelayanan sintua tidak hanya mencakup kegiatan administrasi di tgereja, tetapi juga mencakup penginjilan kepada jemaat dan diluar jemaat. Sintua sebagai pelayanan part-time menjadi satu kebutuhan pokok ditingkat jemaat untuk mendukung pelayanan disetiap gereja dari dulu hingga saat ini.

Sampai saat ini masih ada gereja yang dipimpin oleh sintua, sintua menjadi ujung tombak pelayanan di tengah-tengah gereja yang masih dikategorikan jemaat cabang. Inilah yang mendorong Departemen Marturia dan Panitia Tahun Pekabaran Injil beserta Biro Zending HKBP melaksanakan kegiatan penginjilan mimbar tematis sintua secara virtual. Penginjilan tematis oleh sintua ini dilakukan dengan merekam khotbah/renungan melalui smartphone atau kamera masing-masing dan dikirim kepada panitia. Masing-masing sintua memilih salah satu dari sepuluh tema yang diberikan oleh panitia. 

Kegiatan ini diikuti oleh 12 sintua dari berbagai distrik, resort, jemaat dan didukung oleh para dewan juri, yaitu Pdt. (Em.) Bonar H. Lumbantobing, MTh, Pdt. Nortje Lumbantoruan, MTh dan Pdt. Dr. Sukanto Limbong. Sebanyak 12 peserta memperoleh penilaian dari para dewan juri dan dari hasil tersebut diperoleh 3 nilai terbaik dari tiga orang peserta, yaitu: Bapak St. Parlin Sinaga dari HKBP Pasar Rebo Distrik VIII DKI Jakarta; Ibu St. Lisken Sidabutar dari HKBP Jatiwaringin Distrik VIII DKI Jakarta; dan Ibu St. Desima Br. Sitanggang dari HKBP Rambebolang Ress. Estomihi Distrik XII Tanah Alas.

Masing-masing peserta juga memperoleh dana pembinaan dan sertifikat dari panitia yang disampaikan langsung oleh Ibu Kadep Marturia HKBP melalui pertemuan malam ini (Zoom Meeting). Ibu Kadep Marturia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, dewan juri dan panitia atas pelaksanaan kegiatan ini. Pesan dari Ibu Kadep Marturia dalam pertemuan di zoom, yaitu:

1. Sintua adalah pelayan yang sudah lama dikenal di HKBP, oleh karena itu kegiatan ini adalah motivasi untuk sintua agar tetap mengabarkan injil dalam situasi apapun, apa lagi di situasi pandemi covid-19 ini. Industri 4.0 ini adalah peluang kita untuk menginjili dengan waktu dan ruang yang tidak terbatas. 

2. Sintua ikut serta dalam pekabaran injil, sebagaimana salah satu tugas pokok pelayanan Sintua yang tertulis dalam Poda Tohonan Hasintuaon di agenda HKBP yaitu: ”Membimbing penyembah berhala, orang sesat supaya turut serta memperoleh hidup dalam Yesus Kristus.”

3. 12 peserta sintua ini menjadi gambaran murid Tuhan Yesus sebagai penginjil yang tangguh kedepannya. Mampu menghadapi tantangan dan rintangan dimasa yang akan datang, khusunya dimasa pandemi covid-19 ini. Diperingatan hari lahirnya HKBP yang ke 159 tahun ini, kiranya pelayanan sintua tetap menjadi garda terdepan menghadapi tantangan dan rintangan penginjilan kedepanya khususnya dimasa pandemi Covid-19. Pelayanan yang mampu saling berkolaborasi diantara sesama pelayan untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia ini. Harapan kedepannya, kedua belas sintua ini tetap dibina untuk memantapkan pelayanan penginjilan berbasis digital diera revolusi industri 4.0.(*)

Komentar
Berita Terkini