PDP Warga Asal Sidimpuan Meninggal, Sedang Berobat di Medan

Administrator Administrator
PDP Warga Asal Sidimpuan Meninggal, Sedang Berobat di Medan
Saut Togi Ritonga | Pelita Batak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Perempuan berusia 56 tahun asal Kota Padangsidimpuan meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Medan, merupakan warga Kel. Losung Batu, Kec.Padangsidimpuan Utara, yang sedang menjalani perobatan penyakit lain.

"Kita sudah hubungi Dinas Kesehatan Kota Medan, mereka yang menetapkannya sebagai PDP. Diperkirakan kontak trackingnya di Medan," ujar Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan Sopian Subri, Rabu 22 April 2020.

Dijelaskannya, pasien yang meninggal itu sedang menjalani perobatan penyakit yang dideritanya di Kota Medan, bukan terkait dengan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Bahkan sudah hampir setahun tinggal di sekitaran Jalan Bypass Kota Medan.

"Ibu tersebut informasinya sedang menjalani kemotrapi dan diperkirakan terpapar di rumah sakit atau di tempat lain di Kota Medan," jelas Sopian.

Terpisah, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menyebut PDP yang meninggal tersebut bukan pasien rujukan mereka. Tetapi warga yang sedang menjalani perobatan penyakit lain di Medan.

Karena itu pulalah pada saat beredarnya kabar seorang PDP asal Sidimpuan meninggal di Kota Medan, Gugus Tugas PP Covid-19 tidak bisa memberikan keterangan resmi. Sebab, PDP tersebut tidak pernah didata atau dilaporkan.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan usia 56 tahun asal Kota Padangsidimpuan ditetapkan sebagai PDP dan meninggal di salah satu rumah sakit di Kota Medan.

Jenazahnya telah dimakamkan di TPU khusus Corona di Kel. Simalingkar B, Kota Medan, Selasa (21/4). Pada saat bersamaan juga telah meninggal dunia PDP asal Kab. Labuhan Batu dan Dairi.

Kabar tersebut cukup menggemparkan warga Sidimpuan, apalagi sebelumnya tidak ada informasi tetang bertambahnya PDP di kota itu, namun tiba-tiba dikabarkan ada yang meninggal dunia di Medan.

Kondisi semakin runyam karena Gugus Tugas PP Covid-19 tidak bisa menjelaskan siapa PDP yang meninggal itu. Sebab, pada waktu itu sama sekali tidak ada merujuk pasien ke Medan.

Namun setelah dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Medan, ternyata pasien tersebut sedang berobat penyakit lain yang dideritanya di salah satu rumah sakit yang memang bukan rujukan Covid-19. 

"Status PDP nya ditetapkan di sana (Medan-red) bukan di Sidimpuan. Namun begitupun, kita segera berkoordinasi untuk mengetahui identitas dan riwayat PDP tersebut," jelas Irsan. (Saut Togi Ritonga)

Komentar
Berita Terkini