Mencegah Penyalahgunaan Lebih Baik Daripada Penindakan Narkoba

Administrator Administrator
Mencegah Penyalahgunaan Lebih Baik Daripada Penindakan Narkoba
Ist
Foto bersama saat acara pembukaan Musyawarah Besar Presnas FOKAN, sebuah kumpulan Organisasi yang peduli dengan pemberantasan Narkoba di Indonesia, di Kantor BNN, Cawang Jakarta Timur

Laporan Ronsen LM Pasaribu, Ketum FBBI


Di bawah komando Sekjen FBBI Bapak Djalan Sihombing, rombongan FBBI yang terdiri dari Ronsen Pasaribu (Ketum), Pulo Siregar (Bendum), Mutiara Marbun (Kepala Kantor) dan Liberty  Simbolon, bersama sama menghadiri acara pembukaan Musyawarah Besar Presnas FOKAN, sebuah kumpulan Organisasi yang peduli dengan pemberantasan Narkoba di Indonesia, di Kantor BNN, Cawang Jakarta Timur.


Mubes ini mendapat perhatian yang besar dari para anggota pendukung, termasuk Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) sebagai anggota yang ke 33 ini, dimana akan dilaksanakan pemilihan Sekjen yang baru Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba ini. 


Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNN, memberikan sambutan pembukaan, beberapa hal yang harus kita campan dalam berkarya turut serta membantu BNN yaitu dengan menata FOKAN harus dilandasi dengan hati yang tulus ikhlas untuk menolong 3,4 Juta orang yang terpapar narkoba sampai saat ini.


Oleh karena itu, BNN wajib bekerjasama dengan FOKAN sebagai wadah dari banyak oraganisasi untuk melakukan kegiatan pencegahan di lingkungan kerja kita masing-masing.


Anhar Nasution, Sekjen FOKAN lebih menyoroti apa yang sudah dilaksanakan yang menekankan pada penangkapan harus digeser pada pencegahan.


Peran FBBI yang bisa kita harapkan dalam pencegahan ini, hemat saya adalah bagaimana FBBI di semua jajaran dari DPP sampai DPD serta DPC bersama sama menyuarakan Anti narkoba di lingkungan kita masing-masing. Tentu, keluarga inti sendiri supaya menghindari menjauhi dan jika ada kecurikaan ada ppengguna Narkoba disekitar kita segera laporkan kepada aparat hukum. 


Lingkungan kita mencakup Punguan marga, punguan agama Kristen atau Islam, Punguan Naposo, Punguan lingkungan tempat tinggal. Termasuk Lingkungan Pekerjaan masing-masing, supaya sebarluaskan  arti pentingnya kesehatan yang terhindar dari Narkoba. Menghindari lebih baik dari pengobatan apalagi penghukuman di Penjara. Sering kita saksikan, orang yang sudah candu Narkoba, maka mental dan otaknya sudah rusak. Sulit diobati, bahkan segala tindakannya destruktif jika permintaannya tidak dipenuhi. Yang  dipikirkannya hanyalah perlunya uang untuk membeli obat terlarang, lalu dikonsumsi, dengan tujuan akan mendapat kenikmatan sesaat. Tapi yang terjadi adalah syaraf dan kondisi fisiknya akan terganggu, selamanya. 


Ini juga bagian dari Bela Negara, kata Direktur Bela Negara, dimana ancaman negara saat ini tidak hanya bersifat head to head berperang tetapi froxy, melalui cara cara lain yang melemahkan rakyat Indonesia seperti Narkoba. 


Marilah kita perkuat diri kita sendiri, keluarga kita, organisasi kita dan masyarakat Indonesia dengan NO DRUGS, Hidup sehat tanpa Narkoba.(*)

Komentar
Berita Terkini