"Selama ini, pasca panen padi, petani selalu mengosongkan lahan. Petani lebih terbiasa dan terlarut dalam panen satu kali dalam setahun. Kalau mau maju, ini harus dirobah, kita harus memamfaatkan kembali lahan kita sebelum memasuki kembali masa tanam IP-1," ujarnya.
Menurut Dosmar, pembukaan lahan IP-2 bukan sekedar untuk mensukseskan program pemerintah pusat untuk swasembada pangan namun untuk meningkatkan perekonomian masyarkat. "Ini zaman sudah berobah. Tidak zamannya lagi berpangku tangan pasca panen IP-1. Kita harus mamfaatkan lahan kosong untuk
ditanami kembali tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedele," katanya.
Katanya lagi, jika tidak memungkinkan untuk ditanami padi sawah bisa dilakukan penanaman padi gogo, jagung atau kedele. "Pasca panen padi sawah, kita dari pemerintah tidak memaksa petani menanam kembali padi sawah, bisa pagi gogo aytau jagung sesuai dengan kondisi lahan. Sebab juga tidak mau mengorbankan petani untuk pertanaman yang tidak sesuai dengan kondisi
lahan," tambahnya.
Untuk pembukaan lahan pertanaman IP-2, kata Dosmar, pihaknya selaku pemerintah selalu siap sedia memberikan dukungan dan bantuan berupa alat mesin pertanian, pupuk hingga garansi atas gagal panen.
"Kita tidak menginginkan petani gagal panen dalam pertanaman IP-2, namun jika hal itu
terjadi pemerintah tetap hadir memberikan bantuan. Jadi petani jangan dulu
takut gagal panen, kita kerjakan dulu," ujarnya.
Senada juga disampaikan, Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan Kementian Pertanian, Dr Ali Jamil. Menurutnya alam dan iklim daerah Humbahas sangat berpotensi untuk pengembangan tanaman pangan. Tinggal
kemauan masyarkat untuk bergerak maju menuju petani yang sejahtera.
Katanya, dalam pembukaan IP-2, pihaknya dari kementrian selalu memberi
dukungan dengan memberikan bantuan benih, alsintan juga bantuan pupuk
berupa uang tunai langsung ke rekening kelompok petani.
"Sebagi bentuk dukungan kita kepada petani, kita akan memberikan bantuan 25 kg benih padi
dan 100 kg pupuk per Ha. Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk uang
sehingga kelompok tani lebih leluasa untuk belanja sesuai benih dan pupuk
yang dibutuhkan," ujarnya.
Lebih lanjut, sambung Ali, pemerintah melalui kementrian juga menyiapkan
bantuan benih padi Inpari. Benih padi inpari ini juga adaktif terhadap
lahan padi sawah.
Katanya lagi, benih padi lokal juga bisa dipakai para petani. Sebab benih
padi lokal juga sudah dilindungi. Sudah ada SK kekementan, sudah ada
Permentan 12/2018. Sehingga benih padi lokal akan segera disertifikasi.
"Jadi jangan juga para petani ragu untuk menanam benih padi lokal. Sebab
benih padi lokal juga sudah diakui oleh pemerintah," tandasnya. (Tim)
Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified