Hingga September Pemko Medan Terima PBB RP 297,4 Miliar

Administrator Administrator
Hingga September Pemko Medan Terima PBB RP 297,4 Miliar

Medan (Pelita Batak) :
Esensi dari evaluasi penerimaan PBB bukan semata untuk melihat prestasi dan keberhasilan tetapi lebih pening lagi untuk melihat berbagai hambatan dan kendala terhadap penerimaan PBB yang dihadapi. Untuk itulah rapat evaluasi ini untuk mengingatkan kepada peserta rapat yakni  para Camat dan para Lurah bahwa dengan besarnya potensi yang dimilki seharusnya dapat memenmuhi target pendapatn dari Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) tanpa banyak rintangan.

Hal ini dikatakan Asisten Pemerintahan Umum Drs Musadad mewakili Wali Kota Medan saat membuka rapat intensifikasi penerimaan PBB pasca berakhirnya masa jatuh tempo pembayaran PBB tahun 2016., Selasa (20/9/2016) di Hotel Grand Serella Jalan Gatot Subroto dengan peserta para Camat dan para Lurah se Kota Medan dan Dinas Pendapatan Kota Medan.

Musadad mengatakan, dari laporan yang diterima, sampai dengan 14 September 2016 Kota Medan baru memperoleh penerimaan PBB  sebesar Rp 297,4 M sedangkan target PBB Kota Medan yang ditetapkan sebesar Rp 386,5 M atau baru mencapai sekitar 76,95 persen, bila dibandingkan penerimaan PBB tahun lalu per 31 Desembr 2015 berhasil menghimpun sebesar Rp 302,2 M dari taget Rp 376,2 M atau sekitar 80,37 persen, dari sisi capaian ditahun ini penerimaan PBB seharusnya bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Kita ketahui batas akhir pembayaran PBB setiap tahunnya adalah 31 Agustus, demnganm demikian cukup tepat untuk dilakjukan evaluasi pelaksanaannya, untuk itu saya minta pertemuan ini berjalan efektif nantinya guna mengoptimalkan penerimaan PBB kita dalam tahun 2016," harap Musadad.

Menurutnya, Dinas Pendapatan Kota Medan perlu segera melakukan updating data mengingat   data, mengingat sejak 2012 peralihan PBB menjadi pajak daerah dan data yang dimilki masih data lama yang berasal dari Dirjen Pajak, sedangka saat ini seiring dinamika pembangunan dimasing-masing wilayah telah menghasilkan perubahan pesat kondisi objek PBB sehingga diperlukan pemutakhiran data untujk mendapatkan data potensi yang lebih akurat.

"Saya berharap seluruh komponen yang terkait dapat bekerja secara sungguh-sunguh dan penuh rasa tangguing jawab, mari kita sukseskan kegiatan updating data dan pendataan ulang ini dengan kompak," ajak Musadad.

Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan Muhammad Husni SE melaporkan, rapat intensifikasi ini bertujuan dalam rangka mengkoordinasi dan konsulidasi terhadap pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) klhususnya  PBB dimana sama-sama diketahua target penerimaan PBB sebesar Rp 386,5 M samnpai dengan saat ini realisasi capaian sebasar Rp 297,4 M atau sekitar 76,95 persen, sebenarnya bila dilajkukan secara missal dan dilakukan konsulidasi secara bersama diyakini target PBB yang telah ditetapkan dapat berhasil.

Menurut Husni, potensi yang ada untuk PBB  mul;ai buku I sampai buku V itu ada Rp  400,782 M artinya ada potensi lagi bila dilakukan fungsi-fungsi koordinasi masal, untuk itulah melalui kesempatan ini dilakukan forum konsulidasi, dan komunikasi dimana Dispenda selaku pemangku kepentingan yang diberi tugas dan diberi amanah untuk mencapai target PBB Kota Medan bersama dengan para Camat dan Lurah, Kepala UP Dispienda untuk bersama-sama memberthasilkan pencapaian target sampai akhir tahun.

"Pencapaian target PAD sector PBB ini tanpa dukungan dari peran Kepala Lingkungan, Lurah dan Camat mungkiun tidak akan dapat dimaksimalkan, tetapi bila  bersama membangun sebuah jembati nurani membangun sebuah kekuatan secara masal kami yakin mudah-mudahan target ini akan tercapai secara maksimal," ujar Husni. (TAp)

Komentar
Berita Terkini